Faktanusa.com, Samarinda – Guna menjamin kelancaran penyampaian aspirasi serta menjaga stabilitas keamanan di Ibu Kota Provinsi, satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim dikerahkan dalam rangka Bawah Kendali Operasi (BKO) Polresta Samarinda pada Senin (23/02/2026).

Di bawah pimpinan langsung Danki 1 AKP Masidi, personel baret biru tersebut bersiaga penuh mengamankan jalannya aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh gabungan Mahasiswa, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan Organisasi Kepemudaan (OKP) yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Masyarakat Menggugat (GERAM). Aksi yang dipusatkan di depan Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, tersebut dikawal ketat guna mencegah terjadinya potensi gangguan kamtibmas maupun anarkisme.

Dalam pelaksanaan pengamanan tersebut, AKP Masidi menekankan kepada seluruh jajarannya untuk tetap mengedepankan sikap humanis dan persuasif dalam menghadapi massa aksi. Personel Brimob membentuk barikade pengamanan di titik-titik krusial gerbang masuk kantor pemerintahan guna memastikan aktivitas perkantoran tetap berjalan namun ruang penyampaian pendapat tetap terbuka bagi para pengunjuk rasa.

Tim di lapangan secara intensif melakukan koordinasi dengan korlap aksi untuk memastikan massa tetap tertib dalam menyampaikan tuntutannya. Berkat kesiapsiagaan dan pola pengamanan yang terukur, dinamika di lapangan tetap terkendali sehingga situasi di kawasan pusat pemerintahan Provinsi Kalimantan Timur ini tetap aman dan kondusif.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa kehadiran personelnya merupakan implementasi nyata dari filosofi “Bakti Brimob untuk Masyarakat” dalam menjaga pilar demokrasi. Beliau menegaskan bahwa Polri sangat menghargai kebebasan berpendapat, namun tetap harus dalam koridor hukum yang berlaku.

“Tugas kami adalah menjadi penengah dan pelindung bagi semua pihak. Kami memastikan adik-adik mahasiswa dapat menyuarakan aspirasinya dengan aman, sementara di sisi lain kami juga menjamin keamanan aset negara dan kenyamanan masyarakat umum agar tidak terganggu oleh jalannya aksi tersebut,” ujar Kombes Pol. Andy Rifai.

Andy Rifai juga berpesan kepada seluruh elemen masyarakat dan pemuda agar selalu mengedepankan dialog konstruktif dalam menyikapi setiap isu sosial. Beliau mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah Kaltim yang selama ini telah terbangun dengan sangat baik.

“Mari kita sampaikan aspirasi dengan cara yang cerdas dan bermartabat. Keamanan wilayah adalah modal utama pembangunan kita. Kami akan selalu hadir di garda terdepan untuk memastikan ketertiban dan memberikan rasa aman bagi seluruh warga. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya.

Brimob Polda kaltim

Loading