Faktanusa.com, Balikpapan — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129 Kota Balikpapan menjadi momentum penguatan komitmen terhadap pelestarian lingkungan hidup. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kota Balikpapan dari Fraksi PDI Perjuangan, Suwanto, saat menghadiri peringatan HUT ke-129 Kota Balikpapan di Halaman Balai Kota Balikpapan, Selasa (10/2/2026).

Suwanto menekankan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, seiring dengan perkembangan Kota Balikpapan yang terus tumbuh sebagai kota jasa dan industri. Menurutnya, keberhasilan pembangunan kota harus diiringi dengan kualitas lingkungan yang terjaga.

“Harapan kita masyarakat Balikpapan semakin peduli terhadap lingkungan. Kota ini akan benar-benar nyaman dihuni jika kesadaran menjaga lingkungan tumbuh dari masyarakatnya sendiri,” ujar Suwanto usai kegiatan.

Ia menyoroti pentingnya pengelolaan sampah berbasis rumah tangga, khususnya melalui pemilahan sampah sejak dari rumah. Hal ini, kata dia, sejalan dengan arahan pemerintah pusat yang menekankan pengurangan sampah dari sumbernya.

“Saat kunjungan menteri ke Balikpapan, salah satu penekanan yang disampaikan adalah agar masyarakat mulai memilah sampah langsung dari rumah. Ini langkah sederhana, tetapi dampaknya besar untuk kebersihan dan kesehatan lingkungan kota,” jelasnya.

Menurut Suwanto, pemilahan sampah dari rumah akan membantu mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA), sekaligus membuka peluang pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan melalui daur ulang dan pemanfaatan kembali.

“Kalau pemilahan dilakukan secara konsisten, pengelolaan sampah akan jauh lebih efektif. Lingkungan menjadi lebih bersih, dan kota menjadi lebih sehat,” katanya.

Momentum HUT ke-129 Kota Balikpapan, lanjut Suwanto, harus menjadi ajang refleksi bersama bahwa pembangunan tidak hanya berbicara soal infrastruktur, tetapi juga tentang bagaimana menjaga lingkungan agar tetap lestari dan nyaman untuk generasi mendatang.

“Peringatan HUT kota bukan hanya seremoni, tetapi pengingat bahwa pembangunan dan kepedulian lingkungan harus berjalan beriringan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Suwanto juga mengungkapkan bahwa dirinya baru saja menerima penghargaan sebagai tokoh Clean, Green, Healthy (CGH) atas inovasi lingkungan yang ia gagas dan kembangkan, yakni Kampung Bungas (Kampung Buah, Bunga, dan Sayur).

“Alhamdulillah, saya mendapatkan penghargaan sebagai tokoh Clean, Green, Healthy. Ini menjadi motivasi untuk terus mendorong gerakan lingkungan di masyarakat,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Kampung Bungas merupakan konsep pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan dengan memanfaatkan pekarangan dan ruang terbuka untuk menanam buah, bunga, dan sayur. Program ini tidak hanya bertujuan memperindah lingkungan, tetapi juga mendukung ketahanan pangan skala rumah tangga serta meningkatkan kualitas hidup warga.

“Kampung Bungas ini mendorong warga untuk menanam dan memanfaatkan lahan yang ada. Lingkungan menjadi hijau, sehat, dan juga produktif,” jelas Suwanto.

Dari sisi legislatif, Suwanto menegaskan DPRD Kota Balikpapan akan terus mendukung kebijakan dan program pemerintah kota yang berpihak pada pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami di DPRD tentu mendorong dan mendukung program-program yang sejalan dengan upaya menciptakan Balikpapan sebagai kota yang bersih, hijau, sehat, dan nyaman untuk ditinggali,” ujarnya.

Ia pun mengajak masyarakat menjadikan kepedulian lingkungan sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari, dimulai dari hal-hal sederhana seperti memilah sampah, menanam tanaman di rumah, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Kalau semua bergerak bersama, Balikpapan akan benar-benar menjadi kota yang nyaman dihuni, bukan hanya hari ini, tetapi juga untuk masa depan,” pungkas Suwanto. (Adv/Shin/**)

Loading