Faktanusa.com, Balikpapan – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129 Kota Balikpapan dimanfaatkan sebagai ajang refleksi pembangunan daerah. Usai menghadiri rangkaian acara peringatan HUT ke-129 di Ballroom Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Senin (9/2/2026), Anggota DPRD Kota Balikpapan, Andi Arif Agung, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam mendorong kemajuan kota.

Menurut Andi Arif Agung, jika dibandingkan dengan kabupaten dan kota lain di Kalimantan Timur, Balikpapan menunjukkan capaian pertumbuhan yang cukup signifikan, baik dari sisi jumlah penduduk maupun pembangunan infrastruktur dan ekonomi. Namun demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan tersebut tidak semata-mata merupakan hasil kerja pemerintah kota.

“Kalau kita bandingkan dengan daerah lain di Kalimantan Timur, pertumbuhan penduduk dan pembangunan Balikpapan ini luar biasa. Tapi ini bukan hanya domain pemerintah kota. Ada peran swasta yang sangat besar, bahkan juga kontribusi langsung dari masyarakat,” ujarnya.

Ia mencontohkan sejumlah bentuk partisipasi masyarakat dan dunia usaha yang turut mendukung pembangunan, mulai dari kontribusi program sosial hingga penyerahan aset berupa lahan untuk kepentingan pembangunan fasilitas umum. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan masih menjadi kekuatan utama Balikpapan.

“Tadi kita saksikan sendiri adanya penghargaan dan kontribusi masyarakat, bahkan ada yang menyerahkan lahannya untuk pembangunan. Ini menunjukkan sinergi yang luar biasa dan harus terus dipupuk,” katanya.

Andi menjelaskan, kondisi fiskal Kota Balikpapan memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan daerah lain di Kalimantan Timur. Balikpapan tidak terlalu bergantung pada dana bagi hasil dari sumber daya alam seperti beberapa kabupaten lain. Oleh karena itu, peran sektor swasta dalam menopang ekonomi daerah menjadi sangat krusial.

“Kalau bicara kekuatan fiskal, Balikpapan ini sering dianggap masuk kategori menengah ke bawah dari sisi dana transfer. Tapi ekonomi makro dari sektor swasta justru sangat kuat. Inilah yang kemudian banyak membantu mendorong kemajuan pembangunan ekonomi kota,” jelasnya.

Ia menilai, keterlibatan sektor swasta dalam pembangunan Balikpapan sudah memberikan dampak nyata, baik dalam penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan daerah, maupun penguatan ekonomi masyarakat. Ke depan, sinergi tersebut perlu terus dijaga dan ditingkatkan agar pembangunan berjalan berkelanjutan.

Menanggapi pertanyaan terkait evaluasi DPRD terhadap Pemerintah Kota Balikpapan, khususnya masih ditemukannya sejumlah persoalan di lapangan, Andi menegaskan bahwa fungsi pengawasan DPRD tetap berjalan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing alat kelengkapan dewan.

“Secara kelembagaan, proses pengawasan tetap berjalan. Teman-teman di DPRD dengan mitra kerjanya masing-masing sudah mulai turun ke lapangan,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, Komisi II DPRD Kota Balikpapan, misalnya, telah melakukan peninjauan ke sejumlah objek pajak dalam rangka penguatan dan percepatan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan potensi pendapatan daerah dapat dikelola secara optimal.

“Komisi II kemarin turun ke beberapa objek pajak untuk penguatan PAD. Komisi III juga melakukan hal serupa sesuai bidangnya, begitu juga Komisi I yang masih aktif melakukan monitoring,” ujarnya.

Menurut Andi, secara umum sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Balikpapan berjalan dengan baik dan berada pada jalur yang tepat. Ia optimistis berbagai program dan kebijakan pembangunan yang direncanakan dapat terealisasi secara bertahap.

“Kita lihat situasinya masih on the track dan on progress. Sinergi antara pemerintah kota dan DPRD berjalan sesuai dengan mekanisme dan kewenangan masing-masing,” tegasnya.

Melalui momentum HUT ke-129 Kota Balikpapan ini, Andi Arif Agung berharap semangat kolaborasi antara pemerintah, DPRD, sektor swasta, dan masyarakat dapat terus diperkuat. Dengan kebersamaan tersebut, ia optimistis Balikpapan mampu menghadapi tantangan pembangunan ke depan dan terus tumbuh sebagai kota yang maju, inklusif, dan berdaya saing. (Adv/Shin/**)

Loading