
Faktanusa.com, Balikpapan – Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, menanggapi kenaikan harga sembilan bahan pokok (sembako) yang mulai dirasakan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Ia menyebutkan, kenaikan tersebut merupakan hal yang lazim terjadi, namun masih dalam batas kewajaran.
Menurut Fauzi, keluhan terkait harga sembako menjadi salah satu isu utama yang muncul setiap mendekati Lebaran. Meski demikian, pemerintah melalui instansi terkait telah mengambil langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang.
“Memang menjelang Idulfitri, keluhan yang paling sering disampaikan masyarakat adalah kenaikan harga sembako. Tapi dari hasil komunikasi kami dengan dinas perdagangan, sudah ada langkah-langkah yang dilakukan,” ujarnya. Senin (9/2/2026)
Ia menjelaskan, salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar pasar penyeimbang, baik untuk komoditas sembako maupun LPG. Langkah ini dinilai efektif untuk menekan lonjakan harga di pasaran serta menjaga daya beli masyarakat.
“Pemerintah sudah melakukan pasar penyeimbang untuk sembako dan LPG. Jadi walaupun ada kenaikan, masih dalam batas yang wajar,” jelasnya.
Fauzi menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan hingga Hari Raya Idulfitri guna memastikan kondisi tetap terkendali. Ia berharap stok kebutuhan pokok di Balikpapan tetap aman sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kami terus memantau sampai Lebaran. Mudah-mudahan stok tetap terjaga dan masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan bahan pokok,” katanya.
Selain pemantauan, DPRD juga menjadwalkan sejumlah agenda untuk memastikan kondisi di lapangan tetap kondusif. Salah satunya adalah rapat dengar pendapat (RDP) dengan instansi terkait serta inspeksi mendadak (sidak) ke pasar.
“Hari ini kami ada tiga agenda, dua RDP dan satu sidak ke pasar. Kalau RDP berjalan lancar, kami akan lanjutkan dengan sidak untuk melihat langsung kondisi di lapangan,” ungkapnya.
Ia menilai sidak penting dilakukan untuk memastikan harga yang berlaku di pasar sesuai dengan laporan yang diterima, sekaligus memantau distribusi barang agar tidak terjadi kelangkaan.
Fauzi juga mengimbau para pelaku usaha dan distributor untuk tidak mengambil keuntungan berlebihan dengan menaikkan harga secara tidak wajar. Menurutnya, stabilitas harga menjadi tanggung jawab bersama demi menjaga kondisi ekonomi masyarakat tetap kondusif.
“Semua pihak harus menjaga agar harga tetap stabil. Jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.
Dengan berbagai langkah yang dilakukan, DPRD Balikpapan optimistis kondisi harga dan ketersediaan sembako menjelang Lebaran tetap terkendali. Ia berharap masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang justru dapat memicu kelangkaan di pasaran.
“Kami harap masyarakat tetap bijak dalam berbelanja dan tidak perlu panik. Insya Allah kondisi masih aman dan terkendali,” pungkasnya. (Adv/Shin/**)
![]()


