
Faktanusa.com, Balikpapan – Kodam VI/Mulawarman memanfaatkan momentum pasca-Idulfitri 1447 Hijriah untuk memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan halal bihalal dan silaturahmi bersama awak media di Skybox Kodam (media center), Jumat (27/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini dipimpin langsung oleh Pangdam VI/Mulawarman, Krido Pramono, serta dihadiri sejumlah pejabat utama dan jurnalis dari berbagai media di Balikpapan. Pertemuan ini menjadi ruang strategis untuk mempererat hubungan sekaligus membuka dialog konstruktif antara TNI dan media.
Dalam sambutannya, Pangdam menegaskan pentingnya interaksi yang lebih intens antara institusi TNI dan media sebagai bagian dari upaya membangun keterbukaan informasi serta memperkuat komunikasi publik.
“Media memiliki peran penting, bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai motivasi dan alat keterbukaan bagi kita semua. Karena itu, kita perlu terus membangun komunikasi yang lebih baik,” ujar Krido Pramono.
Ia menyoroti bahwa dinamika tantangan saat ini tidak lagi terbatas pada ancaman konvensional, melainkan telah berkembang ke arah perang informasi atau perang narasi yang berlangsung secara senyap namun berdampak luas.
“Perang saat ini tidak hanya bersifat konvensional. Ada perang narasi yang berjalan diam-diam, tetapi memiliki kekuatan besar. Bahkan, tanpa disadari, hal tersebut bisa memengaruhi cara berpikir masyarakat,” tegasnya.

Menurut Pangdam, dalam menghadapi situasi tersebut, peran media menjadi sangat strategis sebagai penjaga keseimbangan informasi. Media dinilai mampu memberikan edukasi sekaligus menjadi benteng dalam menangkal penyebaran informasi yang menyesatkan.
“Kita tidak bisa mengabaikan kekuatan media. Informasi yang disampaikan dengan baik akan menjadi kekuatan bagi bangsa, tetapi jika tidak dikelola dengan benar, bisa menjadi ancaman,” lanjutnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman Indonesia yang kaya akan suku, budaya, dan latar belakang. Pangdam mencontohkan bagaimana hilangnya persatuan dapat berdampak besar bagi suatu negara.
“Kita ini bangsa yang beragam. Ketika persatuan terjaga, Indonesia akan kuat. Tapi ketika itu hilang, maka kekuatan bangsa juga akan melemah. Kita tidak ingin hal tersebut terjadi,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam turut menekankan bahwa menjaga kedaulatan negara tidak hanya menjadi tanggung jawab TNI, tetapi merupakan tugas bersama seluruh elemen bangsa, termasuk media.
“Kita semua memiliki peran dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan negara. Tidak hanya TNI, tetapi juga masyarakat, termasuk rekan-rekan media,” ujarnya.
Selain itu, Pangdam juga menyinggung pentingnya menjaga hubungan harmonis dengan alam sebagai bagian dari kehidupan. Ia menilai bahwa keberlanjutan lingkungan menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan kehidupan manusia.
“Kita jangan lupa bahwa alam juga bagian dari kita. Menjaga alam berarti menjaga kehidupan itu sendiri. Ini harus menjadi kesadaran bersama,” ucapnya.
Sebagai bentuk implementasi, Kodam VI/Mulawarman telah menjalankan berbagai program yang berorientasi pada pelestarian lingkungan dan penguatan karakter bangsa. Kegiatan tersebut meliputi penanaman pohon, pelepasan satwa, hingga program edukasi bagi generasi muda.

Pangdam juga menegaskan komitmennya dalam membangun karakter generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif. Ia menyebut kegiatan berbagi inspirasi kepada generasi muda menjadi salah satu langkah nyata yang terus dilakukan.
“Kita ingin generasi muda memiliki karakter yang kuat, tidak mudah terkontaminasi hal-hal negatif, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan,” jelasnya.
Dalam forum tersebut, Pangdam membuka ruang seluas-luasnya bagi awak media untuk memanfaatkan fasilitas media center sebagai wadah diskusi, bertukar pikiran, dan berbagi informasi.
“Silakan gunakan tempat ini. Kita ingin komunikasi yang lebih intens, diskusi yang lebih terbuka, sehingga kita bisa bersama-sama memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap kritik dan masukan dari media sebagai bagian dari proses evaluasi dan perbaikan kinerja institusi.
“Kami tidak luput dari kekurangan. Karena itu, kami siap menerima kritik dan saran demi perbaikan ke depan,” tegasnya.
Di akhir kegiatan, Krido Pramono menyampaikan apresiasi atas peran media yang selama ini telah membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga sinergi demi kepentingan bangsa dan negara.
“Ini adalah tugas mulia kita bersama, menjaga kedaulatan, keutuhan, dan keberlangsungan bangsa. Mari kita jalankan dengan penuh tanggung jawab,” tutupnya.
Melalui kegiatan halal bihalal ini, Kodam VI/Mulawarman berharap terjalin hubungan yang semakin erat dengan insan pers. Sinergi yang kuat antara TNI dan media diyakini menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas nasional, memperkuat ketahanan informasi, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia. (Shin/**)
![]()



