Faktanusa.com, Kukar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur, Ely Hartati Rasyid, menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang) di Kelurahan Bukit Biru Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), pada Selasa (21/11/2023).
Ely Hartati Rasyid, menyampaikan saat ini, kurangnya rasa nasionalisme masyarakat terhadap bangsa dan negara, membuat prihatin pemerintah, apalagi dengan luasnya platform untuk mengakses informasi melalui internet dan media sosial (medsos), yang membuat masyarakat Indonesia khususnya generasi muda dapat mempercayai informasi hoax hingga radikalisme sehingga Ia perlu memberikan pemahaman dalam wawasan kebangsaan.
“Sosbang ini terus gencar digelar oleh DPRD kaltim bertujuan untuk menguatkan ideologi bangsa, nilai nilai kebangsaan serta menjauhkan anak bangsa dari Faham-faham radikalisme,” ujar Ely.
“Kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan ini digelar dengan tujuan untuk menanamkan pemikiran rasa cinta akan tanah air, serta menguatkan ideologi bangsa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” lanjutnya.
Ely menambahkan, faktor penting dalam upaya menjaga persatuan dan memajukan suatu bangsa, dengan sasaran utamanya adalah generasi muda bangsa, dalam rangka pemahaman wawasan kebangsaan terutama pengetahuan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.
“Upaya pemerintah mempertegas wawasan kebangsaan terdapat di 4 pilar yaitu Republik Indonesia (RI), agar menciptakan penerus bangsa yang kuat dan tidak mudah di pecah belah,” ucapnya.
“Wawasan kebangsaan 4 pilar ini sangat penting untuk kita sosialisasikan, sebab merupakan suatu hal yang perlu diketahui masyarakat luas hingga ke desa-desa dan Rt-Rt diseluruh Indonesia, apalagi era teknologi sekarang banyak tantangan yang memberikan dampak negatif terhadap pelemahan nilai kebangsaan,” jelas Ely.
Ely juga meminta agar anak muda bangsa ataupun seluruh warga negara Indonesia tidak mudah untuk dipecah belah oleh paham-paham yang sengaja untuk memecah persatuan bangsa dan merusak kebhinekaan negara RI serta terus saling menguatkan.
“Agar tidak mudah dipecah belah mengingat sekarang masyarakat kita sangat mudah dipecah belah dengan paham-paham yang memecah persatuan bangsa dan merusak kebhinekaan,” ucapnya.
Ely berharap, dengan terlaksananya kegiatan Sosbang ini, kedepannya dapat menambah pengetahuan tentang wawasan kebangsaan kepada seluruh masyarakat di Kaltim dan menjauhkan masyarakat Kaltim terlibat dalam kasus radikalisme.
“Banyak anak muda sekarang ini mengabaikan nilai-nilai Pancasila dan lupa akan kecintaan terhadap0 bangsa,” pungkasnya. (ADV/**)