Faktanusa.com, Balikpapan – Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Balikpapan kembali menyelenggarakan Program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 dengan tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”. Program ini merupakan bagian dari komitmen Bank Indonesia untuk memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar bagi masyarakat selama periode Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah.

Dalam program tersebut, Bank Indonesia Balikpapan menyiapkan Uang Layak Edar (ULE) sebesar Rp2 triliun untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan dan menjelang Lebaran. Jumlah ini meningkat sekitar 11 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencapai Rp1,8 triliun.

Deputi Direktur sekaligus Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, mengatakan penyediaan uang layak edar tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat yang biasanya meningkat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri.

“Program SERAMBI merupakan wujud komitmen Bank Indonesia dalam memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar bagi masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri,” ujar Robi Ariadi.

Program SERAMBI 2026 di wilayah kerja Bank Indonesia Balikpapan dilaksanakan sejak 13 Februari hingga 17 Maret 2026 dengan melibatkan berbagai mitra strategis. Pelaksanaan program ini juga didukung oleh kerja sama dengan perbankan, Pegadaian, serta Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo).

Layanan penukaran uang rupiah diselenggarakan di berbagai wilayah yang berada dalam cakupan kerja Bank Indonesia Balikpapan, yakni Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), serta Kabupaten Paser.

Selain penyediaan uang tunai, Bank Indonesia juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan transaksi pembayaran digital selama Ramadan dan Idulfitri. Layanan tersebut dapat dilakukan melalui mobile banking, internet banking, maupun penggunaan QRIS dalam berbagai aktivitas transaksi.

“Selain menggunakan uang tunai, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai layanan pembayaran digital seperti mobile banking, internet banking, maupun QRIS untuk berbagai kebutuhan transaksi selama Ramadan dan Idulfitri,” jelas Robi.

Hingga 12 Maret 2026, realisasi uang kartal yang telah dikeluarkan oleh Bank Indonesia Balikpapan tercatat mencapai Rp1,16 triliun. Angka tersebut setara dengan sekitar 60 persen dari total uang layak edar yang disiapkan dalam program SERAMBI 2026 sebesar Rp2 triliun.

Dengan demikian, Bank Indonesia masih memiliki alokasi uang layak edar yang akan dioptimalkan pada minggu terakhir Ramadan. Optimalisasi penukaran tersebut dijadwalkan berlangsung pada periode 13 hingga 17 Maret 2026.

“Realisasi uang kartal yang telah dikeluarkan hingga 12 Maret mencapai Rp1,16 triliun atau sekitar 60 persen dari total uang layak edar yang disiapkan. Sisa alokasi akan kami optimalkan pada minggu terakhir Ramadan,” kata Robi.

Jika dilihat dari jenisnya, uang layak edar yang masih tersedia untuk penukaran didominasi oleh uang pecahan besar yang biasanya digunakan masyarakat untuk kebutuhan transaksi ritel maupun pembayaran dalam jumlah besar.

Selain itu, dari sisi kuota paket penukaran uang, Bank Indonesia mencatat tingkat penyerapan yang cukup tinggi. Hingga pertengahan Ramadan, sebanyak 24.027 paket penukaran telah terserap masyarakat atau sekitar 90 persen dari total kuota yang disediakan.

Secara keseluruhan, Bank Indonesia Balikpapan telah menyiapkan sebanyak 26.620 paket penukaran uang dalam program SERAMBI 2026.

Dalam pelaksanaannya, program penukaran uang rupiah dilakukan melalui beberapa tahapan layanan yang dibagi dalam dua termin. Termin pertama dilaksanakan pada periode 14 hingga 27 Februari 2026 dengan berbagai kegiatan layanan penukaran uang di sejumlah lokasi.

Pada tahap ini, Bank Indonesia menghadirkan layanan kas keliling ritel di empat tempat ibadah di Kota Balikpapan, yakni Masjid At Taqwa, Islamic Center, Masjid Al Ula, serta Masjid Al Amin.

Selain itu, layanan penukaran juga dilakukan melalui jaringan perbankan yang tersebar di Kota Balikpapan, Kabupaten PPU, dan Kabupaten Paser dengan total sekitar 1.800 titik layanan penukaran.

Bank Indonesia juga menggelar kas keliling tematik yang hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat seperti Bazar Ramadan di Ibu Kota Nusantara (IKN) serta Festival Ramadan Ekonomi Kreatif di kawasan Taman Bekapai Balikpapan.

Sementara itu, pada termin kedua yang berlangsung pada 1 hingga 15 Maret 2026, layanan penukaran diperluas melalui jaringan perbankan dengan total sekitar 16.600 titik layanan penukaran yang tersebar di wilayah kerja Bank Indonesia Balikpapan.

Selain itu, Bank Indonesia juga menghadirkan layanan kas keliling bertema “Peduli Mudik” yang dilaksanakan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan pada 4 Maret 2026 serta di Pelabuhan Semayang Balikpapan pada 9 Maret 2026.

Layanan ini ditujukan untuk memudahkan calon penumpang pesawat dan kapal laut yang hendak melakukan perjalanan mudik agar tetap dapat menukarkan uang rupiah baru sebelum berangkat ke kampung halaman.

Tak hanya itu, Bank Indonesia juga menyelenggarakan layanan penukaran terpadu bersama perbankan dan Pegadaian pada 10 hingga 12 Maret 2026 di BSCC Dome Indoor Balikpapan. Dalam kegiatan ini, Bank Indonesia menyediakan kuota sebanyak 3.000 paket penukaran yang dapat dipesan masyarakat melalui aplikasi PINTAR.

Selain di pusat kegiatan tersebut, layanan kas keliling tematik juga digelar di sembilan titik pasar Ramadan yang tersebar di wilayah Balikpapan, PPU, dan Paser. Kehadiran layanan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat memperoleh uang pecahan saat melakukan transaksi di pasar Ramadan.

Melihat tingginya animo masyarakat terhadap layanan penukaran uang baru menjelang Lebaran, Bank Indonesia juga menyiapkan tambahan layanan pada periode mudik.

Melalui program “Layanan Peduli Mudik”, Bank Indonesia akan membuka layanan penukaran uang rupiah pada 16 hingga 17 Maret 2026 di Bandara SAMS Sepinggan dan Pelabuhan Semayang Balikpapan.

“Melalui layanan Peduli Mudik ini, masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik tetap dapat memperoleh layanan penukaran uang rupiah layak edar,” ujar Robi.

Dalam layanan tambahan tersebut, Bank Indonesia menyiapkan kuota sekitar 400 paket penukaran uang yang dapat dimanfaatkan oleh calon penumpang pesawat maupun kapal laut yang akan meninggalkan Balikpapan untuk pulang ke kampung halaman.

Bank Indonesia berharap melalui program SERAMBI 2026, masyarakat dapat memperoleh uang rupiah layak edar dengan mudah, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi selama Ramadan hingga Idulfitri. (Shin/**)

Loading