Anggota DPRD Kota Balikpapan Kunjungi Rumah Warga yang Longsor di RT 22 dan RT 47 Kelurahan Sumber Rejo

Loading

Faktanusa.com, Balikpapan – Terjadinya longsor akibat hujan lebat dimalam hari hingga pagi yang terjadi di Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan tengah, Kota Balikpapan. Longsor yang terjadi di 2 tempat yang berbeda di 2 RT yaitu RT 22 dan RT 47 kelurahan Sumber Rejo. Sehingga menjadi perhatian anggota  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Wiranata Oey yang meninjau langsung di tempat kejadian longsor pada Selasa (25/6/2024) siang.

“Tadi kita kunjungan lapangan ke aspirasi warga yakni bencana rumah longsor, yang dihadiri Camat Balikpapan Tengah, Lurah Sumber Rejo, Kasi Trantib, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Ketua RT 47 Sumber Rejo,” kata Wiranata Oey kepada media ini usai meninjau tempat kejadian longsor.

Menurut Wiranata Oey, di RT 47 Sumber Rejo, ada dua titik longsor. Yang pertama ditinjau salah satu warga yang rumahnya longsor bernama Gumanti Simanguntong Rotua Tampubolon, beralamat di Jalan DI Panjaitan RT 47 2B, Kelurahan Sumber Rejo, karena dari ketinggian siring rumahnya yang tinggi 3 meteran, untuk segera ada penanganan cepat.

Foto – Anggota DPRD kota Balikpapan, Wirana Oey, Camat Balikpapan tengah,Agung Budi Wibowo, S.STP, M.H (Tengah), dan Lurah Sumber Rejo Paing, S.Sos saat meninjau tempat kejadian longsor di RT 47 Kelurahan Sumber rejo, Balikpapan Tengah.

“Kalau itu mau dikerjakan, pondasi rumah tersebut, keluar di tanah orang (tetangga) di bawah (disebelah). Pada intinya apakah sudah selesai komunikasi dengan tetangga di bawah. Dan informasi bahwa tetangga di bawah belum mau dibangun pondasi,” ujar Wiranata Oey.

Ia juga menyampaikan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kelurahan, agar dapat membantu warga yang rumahnya longsor.

“Solusinya sudah saya sampaikan kepada pak Lurah Sumber Rejo Paing, Babinsa, Bhabinkamtibmas Sumber Rejo, Ketua RT 47 bersama warga yang rumahnya terkena bencana agar difasilitasi menghindari bahaya longsor susulan. Dan harus waspada kalau terjadi hujan deras,” ucap Wiranata.

Diketahui, untuk titik longsor ke dua masih di RT 47, itu selain antisipasi longsor juga terkait batas tanah warga, yakni antara rumah Arma dengan rumah Yulianti.

“Longsor antara rumah warga bernama Ibu Arma dengan Ibu Yulianti, juga terkait batas tanah tetangga sebelah. Karena apapun itu kalau persoalan warga belum selesai kita tidak bisa berbuat apa-apa,” Ujar Wiranata.

“Tapi saya sudah sampaikan ke pak Lurah untuk difasilitasi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kasi Trantib Sumber Rejo bersama pak RT 47 untuk diskusikan agar warga yang bersengketa segera selesai dan menjadi sama-sama baik,” sambungnya.

Kemudian Wiranata Oey bersama Lurah Paing kunjungan ke lingkungan RT 22 Kelurahan Sumber Rejo, dihadiri Ketua RT 22 Andi Sri Wahyuni dan Ketua LKM dan meminta segera diperbaiki supaya jalan tidak putus.

“Diketahui longsor di RT 22 Sumber Rejo, karena ada fasilitas umum (fasum), yakni akses jalan. Tadi saya sudah sampaikan kepada pak Lurah dan Ibu RT 22 Andi Sri Wahyuni untuk membuatkan surat dari RT ke Kelurahan Sumber Rejo, juga lengkap dengan dokumentasinya,” ujarnya.

“Nantinya Kelurahan sampaikan ke Kecamatan dan Kecamatan akan menyampaikan ke Pemerintahan, dan disampaikan ke pembangunan untuk segera dieksekusi,” pungkasnya.

Sementara itu, Gumanti Simanguntong Rotua Tampubolon warga korban longsor di RT 47, mengatakan, tidak ada firasat rumahnya terjadi longsor. “Terjadi longsor Senin subuh, berharap agar dapat bantuan dari Pemerintah,” ucapnya.

“Saya sangat mengharapkan sekali bantuan itu cepat ada, karena takut kalau hujan datang lagi dengan lebat bisa-bisa rumah kami yang ikut longsor, lihat saja dinding dan lantai sudah retak,” ucapnya sambil menunjukkan tempat retak yang dimaksud.

Di tempat yang sama, Ketua RT 47 Sumber Rejo, Susihana mengimbau agar tetap waspada dan hati-hati, karena dikhawatirkan akan ada longsor susulan selama musim penghujan.

“Saya menghimbau kepada warga kami untuk tetap easpada dan berhati-hati bila hujan di malam hari, karena dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan,” ungkapnya.

Reporter & Editor : Shinta Setyana

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top