Suryani Anggota DPRD kota Balikpapan Komisi IV

FAKTANUSA, Balikpapan – Penolakan terhadap rencana Pemerintah Kota Balikpapan melaksanakan proyek padat karya kembali mendapat penolakan. Kali ini datang dari wakil rakyat, Suryani.

Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan ini dengan tegas menentang rencana Wali Kota Rizal Effendi terhadap realisasi anggaran berupa proyek padat karya.

“Kalau bisa janganlah dulu ini (proyek padat karya, red) yang dikerjakan, karena masyarakat kita sekarang lagi berharap bantuan konkret pemerintah,” terang Suryani kepada Fakta Nusa, Sabu (18/04/2020).

Menurutnya, masyarakat sekarang ini merasakan sekali dampak pendemi covid-19. “Mereka butuh makan. Janganlah dulu pemerintah pikirkan hal-hal seperti itu,” tegas politisi Partai Golkar tersebut.

Lanjut Suryani menyampaikan, Pemerintah Balikpapan telah janjikan akan menggelontorkan dana sebesar Rp 240,7 miliar untuk penanganan covid-19, “Ini saja dipertegas, jangan hanya wacana saja,” tandasnya.

Sebagai anggota DPRD, pihaknya merasa punya hak mempertanyakan hal itu. Bahkan tidak menutup kemungkinan parlemem akan membentu pansus prihal tersebut.

“Wali kota menunggu apalagi, masyarakat kita hari ini sudah teriak-teriak, pemerintah harus serius agar tidak menimbulkan permasalahan baru jika masyarakat yang kurang mampu kemudian tidak ditangani atau tidak dibantu oleh pemerintah,” bebernya.

Jika lamban, wajar pihaknya khawatir akan terjadi krisis kesehatan dan bisa berbuntut pada krisis ekonomi. Bahkan bisa saja terjadi krisis sosial dan keamanan. “Ini akan berdampak juga terhadap masyarakat, jadi harus diantisipasi,” pungkas Suryani.

1 KOMENTAR

  1. Mantap, saya kali ini setuju dengan pendapat dewan ini. Karena rakyat butuh bahan pokok agar dapat memikirkan pemutusan rantai covid-19. Bagaimana mungkin mereka mau bicara dirumah saja dan turut support pemutusan rantai virus covid-19 jika kebutuhan pokok tidak ada.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here