Faktanusa.Meulaboh, Aceh Barat – Aliran Sungai Bubon yang bermuara hingga ke Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, kini tampak kembali lancar setelah sebelumnya dipenuhi enceng gondok yang menghambat arus air. Kondisi tersebut membawa harapan baru bagi para pencari lokan yang menggantungkan hidup dari hasil sungai, meski saat ini mereka masih menunggu air pasang surut untuk dapat kembali menyelam mencari lokan.
Pantauan di lokasi pada Senin (19/1/2026) menunjukkan aliran sungai sudah terlihat mulus dan bersih di sebagian besar titik. Sebelumnya, Sungai Bubon sempat dipenuhi tanaman enceng gondok yang membuat aliran air tersendat, bahkan menyulitkan aktivitas masyarakat, khususnya para pencari lokan.
Salah seorang pencari lokan, Aksan, mengatakan bahwa kondisi sungai saat ini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.
“Dulu aliran sungai kurang lancar karena penuh dengan enceng gondok. Sekarang sudah bersih dan air mengalir dengan baik, walaupun masih ada beberapa titik yang belum dibersihkan, seperti di kawasan Blang Bale,” ujar Aksan kepada Fakta Nusa.
Hal senada juga disampaikan Adnan, pencari lokan lainnya yang ditemui di Ujongnga pada dini hari. Menurutnya, aktivitas mencari lokan dilakukan dengan cara tradisional, menggunakan galah lalu menyelam ke dasar sungai.
“Sekali turun menyelam, biasanya bisa dapat 4 sampai 8 bambu lokan. Harga jualnya sekitar Rp12.000 per bambu,” ungkap Adnan.
Namun demikian, saat ini para pencari lokan masih menunggu air sungai benar-benar surut agar bisa kembali bekerja secara maksimal. Pasang air laut yang masih tinggi membuat mereka harus bersabar sebelum kembali menyelam demi keselamatan dan hasil tangkapan yang optimal.
Sementara itu, Keuchik Gampong Rangkileh, Umardani, SP, menjelaskan bahwa pembersihan Sungai Bubon sebelumnya telah dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui sistem upah kerja yang telah ditentukan, sehingga warga bisa ikut berpartisipasi sekaligus mendapatkan penghasilan tambahan.
“Pembersihan Sungai Bubon sudah kami lakukan bersama masyarakat Gampong Rangkileh. Waktu itu melibatkan warga dengan sistem bayar ongkos kerja, atas bantuan dari pihak tertentu,” jelas Umardani.
Ia berharap, dengan kembali lancarnya aliran sungai, aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya para pencari lokan, dapat meningkat. Selain itu, sungai yang bersih juga diharapkan mampu mengurangi risiko banjir serta menjaga ekosistem perairan tetap sehat.
Masyarakat setempat menyambut baik upaya pembersihan tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala. Dengan begitu, Sungai Bubon tidak hanya menjadi sumber penghidupan, tetapi juga tetap terjaga kelestariannya untuk generasi mendatang.

Reporter : Muhibbul Jamil

Editor : Shinta Setyana

Loading