Pemberian Vaksin Ketiga Untuk Nakes Berjenis Moderna

Loading

Faktanusa.com, Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melaksanakan kegiatan Vaksinasi bagi masyarakat kota Balikpapan sebanyak 2000 dosis di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome. Selasa (17/8/2021).
Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud mengatakan ada 2000 orang yang akan di Vaksin dan dibagi dua tahap.
“Hari ini ada 2000 yang ikut di Vaksinasi yang di bagi dua tahap yaitu pagi dan siang. Dan khusus untuk tenaga kesehatan (nakes) sesuai instruksi dari pemerintah pusat pemberian dosis yang ke tiga yang memiliki dosis paling tinggi.” kata Rahmad Mas’ud.
“Vaksin yamg diberikan untuk nakes berjenis moderna yang dikatakan 95% lebih kuat dibanding dengan vaksin Sinovac.” ujarnya.
Foto : Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud
Rahmad Mas’ud menambahkan pemberian dosis ke tiga kepada nakes dikarenakan tugas mereka sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ditengah Pandemi Covid-19. Total yang diberikan dosis ke 3 untuk tenaga kesehatan berjumlah 7.600 orang.
Sementara, Kepala DInas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, dr. Andi Sri Julianty menjelaskan didahulukan pemberian vaksinasi ke tiga kepada nakes karena data tingkat kematian 5% dari nakes, sekaligus memberikan.contoh kepada masyarakat.
Dosis yang tersedia saat ini 6020 dosis, sedangkan nakes di kota Balikpapan berjumlah 7600 orang. Sehingga droping 1570 untuk dua dosis setelah tenaga kesehatan mencukupi akan diberikan vaksinasi moderna untuk masyarakat.
“Sasaran nakes kita 7.600 Orang, yang datang vaksin baru 6.020 dosis, tapi akan datang lagi sejumlah 21.000 dosis modern dari pusat, namun ini untuk dua kali penyuntikan kita tidak boleh habiskan sekaligus, karena vaksin ini masih terbatas sehingga kita harus menyimpannya, setelah nakes baru akan kita buka untuk masyarakat umum,” jelas Dio biasa disapa.
“Vaksinasi Moderna memiliki efikasinya 95% dibandingkan dengan vaksin sinovac, mengapa nakes diberikan terlebih dahulu karena sesuai surat edaran Kemenkes nomor 1919 bahwa perlu dilindungi terlebih dahulu, mengingat dalam waktu periode Mei hingga Juli tingkat kematian mulai naik lagi.” Jelasnya.
Dijelaskan, vaksinasi moderna akan ada yang namanya kipi atau kejadian ikutan paska imunisasi, untuk penerima vaksin moderna akan merasakan kipi, seperti ada nyeri pada daerah festival pada hari pertama, hari kedua demam mencapai 38 derajat, kemudian nyeri otot, bisa jadi sakit kepala, kemudian ada mual muntah.
“Efek ini yang sudah dirilis resmi, jadi sebaiknya kita tahu dulu sebelum divaksin modern sehingga kita bisa siap lahir batin,” ujar Dio.
“Kalau pun ada masyarakat yang menolak kita lihat dulu alasan menolaknya karena apa, kalau memang ada kontra indikasi kita memang tidak bisa bebas, kalau hanya karena belum siap secara mental ya kita wajib mendampingi sampai bersangkutan sudah siap,” pungkasnya. (Shin/fn)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top