
Faktanusa.com, Balikpapan – Anggota DPRD Kota Balikpapan dari Fraksi Golkar, Nelly Turuallo, menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan Pemerintah Kota dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) agar pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Hal tersebut disampaikannya usai pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027, Kamis (2/4/2026). Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara DPRD dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam memastikan seluruh aspirasi masyarakat dapat terakomodasi dengan baik.
Nelly mengungkapkan bahwa seluruh hasil penjaringan aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses telah dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap kebutuhan warga tercatat secara sistematis dalam perencanaan pembangunan.
“Seluruh aspirasi masyarakat yang kami himpun melalui reses sudah kami input ke dalam SIPD. Ini menjadi dasar penting dalam merancang program pembangunan ke depan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tahapan berikutnya adalah menyelaraskan berbagai usulan tersebut dengan prioritas pembangunan daerah serta kemampuan keuangan yang dimiliki pemerintah kota. Dengan adanya pagu anggaran, setiap program harus dipilih secara selektif agar memberikan manfaat yang maksimal.
Menurut Nelly, kebutuhan masyarakat di sektor infrastruktur masih mendominasi berbagai usulan yang masuk. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan fisik seperti jalan, drainase, dan fasilitas umum masih menjadi prioritas utama warga.
Meski demikian, ia menekankan bahwa pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada aspek fisik semata. Program-program nonfisik yang menyentuh langsung kualitas hidup masyarakat juga harus mendapat perhatian serius.
“Pembangunan ke depan harus seimbang. Selain infrastruktur, kita juga perlu memperkuat program yang berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia,” jelasnya.
Salah satu contoh program nonfisik yang telah direalisasikan, lanjut Nelly, adalah penyediaan alat permainan edukasi di rumah ibadah ramah anak. Program ini dinilai memiliki manfaat ganda, yakni sebagai sarana pembelajaran sekaligus mendukung tumbuh kembang anak.
Ia menilai, program tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan Kota Layak Anak serta menjadi langkah preventif untuk menekan angka stunting di Balikpapan.
“Dengan adanya fasilitas permainan edukatif, anak-anak bisa belajar sambil bermain. Ini juga bagian dari upaya kita mendukung perkembangan mereka secara optimal,” katanya.
Lebih lanjut, Nelly menegaskan bahwa pendekatan pembangunan ke depan harus mampu menyentuh berbagai aspek, mulai dari infrastruktur, pendidikan, hingga kesehatan masyarakat. Hal ini penting untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Ia juga menyampaikan optimisme bahwa dengan sinergi yang terus terjalin antara DPRD dan Pemerintah Kota Balikpapan, seluruh program yang dirancang dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap kolaborasi ini terus diperkuat, sehingga setiap kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan berkelanjutan,” tutupnya. (Adv/Shin/**)
![]()


