Faktanusa.com, Balikpapan – Pertandingan panas antara Persiba Balikpapan menghadapi Persipura Jayapura pada lanjutan pekan ke-23 Liga 2 Indonesia musim 2025/2026 mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian.

Laga yang digelar di Stadion Batakan, Sabtu (4/4/2026) malam pukul 20.00 Wita tersebut diprediksi berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama berambisi meraih poin penting di fase kompetisi.

Untuk memastikan jalannya pertandingan tetap aman dan kondusif, jajaran Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Kaltim menerjunkan satu Satuan Setingkat Peleton (SST) yang memiliki kemampuan khusus anti-anarkis. Personel ini disiagakan di berbagai titik strategis, baik di dalam maupun di luar stadion.

Selain kekuatan personel, satu unit kendaraan taktis (rantis) juga ditempatkan di area stadion sebagai langkah antisipasi jika terjadi situasi darurat yang membutuhkan respons cepat.

Pengerahan pasukan dengan kemampuan khusus ini menjadi bagian dari strategi pengamanan terpadu guna mencegah potensi gangguan, termasuk kericuhan antar suporter maupun gangguan ketertiban lainnya selama pertandingan berlangsung.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Andy Rifai melalui Danyon A Pelopor Kompol Iwan Pamuji menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara profesional dan humanis, dengan mengedepankan pendekatan persuasif.

“Penempatan personel dengan kemampuan anti-anarkis ini bukan untuk menciptakan ketegangan, melainkan sebagai bentuk kesiapan kami dalam memberikan rasa aman kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pertandingan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kehadiran aparat keamanan di lokasi pertandingan juga bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, mulai dari kedatangan penonton, jalannya pertandingan, hingga proses kepulangan.

Menurutnya, event olahraga seperti ini harus menjadi ajang hiburan yang sehat dan menjunjung tinggi sportivitas, baik bagi pemain di lapangan maupun suporter di tribun.

“Kami ingin memastikan bahwa pertandingan berlangsung dalam suasana yang damai, tertib, dan menjunjung tinggi fair play. Ini bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk suporter,” jelasnya.

Dengan pengamanan yang maksimal, diharapkan pertandingan antara Persiba Balikpapan dan Persipura Jayapura dapat berlangsung tanpa gangguan berarti, sekaligus menjadi contoh penyelenggaraan event olahraga yang aman dan nyaman di Kalimantan Timur.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh penonton untuk mematuhi aturan yang berlaku di stadion, menjaga ketertiban, serta tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kericuhan.

Sinergi antara aparat keamanan, panitia pelaksana, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan suasana pertandingan yang kondusif, sehingga sepak bola tetap menjadi sarana hiburan yang menyatukan, bukan memecah belah.

Brimob Polda Kaltim

Loading