
Faktanusa.com, Balikpapan – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Tersegoro, Kelurahan Karang Rejo, Balikpapan Tengah, Senin (30/03/2026) malam. Kobaran api yang membumbung tinggi disertai kepulan asap tebal sontak memicu kepanikan warga sekitar yang berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.50 WITA itu berlangsung begitu cepat. Api diketahui dengan sigap membesar dan merambat ke bangunan lain yang berada dalam jarak berdekatan. Warga yang tengah beraktivitas di dalam rumah tidak sempat menyelamatkan banyak barang berharga karena kondisi yang semakin tidak terkendali.
Dansat Brimob Polda Kaltim, Andy Rifai, melalui Danyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim, Iwan Pamuji, mengungkapkan bahwa laporan kebakaran diterima pihaknya pada pukul 20.50 WITA. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim langsung diterjunkan menuju lokasi kejadian untuk membantu proses penanganan.
“Setibanya di lokasi, api sudah dalam kondisi besar dan sulit dikendalikan. Data sementara menunjukkan ada tiga rumah yang terbakar habis, sementara beberapa bangunan lainnya mengalami kerusakan di bagian atap akibat terdampak panas,” jelas Iwan.
Tim Respons Bencana Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 21.05 WITA. Personel yang memiliki kemampuan pencarian dan pertolongan (SAR) langsung bergerak cepat membantu petugas pemadam kebakaran dalam upaya memadamkan api serta melakukan evakuasi di sekitar lokasi.
“Kami menurunkan personel berkemampuan SAR untuk membantu pemadaman sekaligus memastikan tidak ada warga yang terjebak di dalam rumah,” tambahnya.

Upaya pemadaman berlangsung cukup dramatis mengingat kondisi permukiman yang padat dan akses jalan yang terbatas. Petugas harus berjibaku dengan kobaran api yang terus membesar serta angin yang turut mempercepat penyebaran api ke bangunan di sekitarnya.
Hingga beberapa waktu setelah kejadian, api akhirnya berhasil dikendalikan berkat kerja sama antara tim Respons Bencana Satbrimob, petugas pemadam kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta relawan dan masyarakat setempat.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material akibat kebakaran ini diperkirakan cukup besar. Sejumlah keluarga terdampak harus kehilangan tempat tinggal dan kini membutuhkan bantuan darurat.
Pihak Polresta Balikpapan hingga saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan guna memastikan apakah insiden tersebut dipicu oleh korsleting listrik, kelalaian, atau faktor lainnya.
Sementara itu, tim gabungan masih terus melakukan penyisiran di lokasi kejadian. Pendinginan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api tersembunyi (hidden fire) yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Kompol Iwan Pamuji menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan tidak hanya untuk membantu pemadaman, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang terdampak.
“Kami akan terus bersiaga hingga situasi benar-benar aman dan kondusif. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan padat penduduk, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran. Pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik, penggunaan peralatan elektronik yang aman, serta pengawasan terhadap sumber api menjadi langkah penting dalam mencegah kejadian serupa.
Selain itu, kesadaran kolektif masyarakat dalam menghadapi situasi darurat juga dinilai sangat penting. Respons cepat dan koordinasi yang baik antara warga dan petugas menjadi kunci dalam meminimalisir dampak kebakaran.
Dengan kejadian ini, diharapkan semua pihak dapat lebih peduli terhadap aspek keselamatan lingkungan, sehingga risiko kebakaran di kawasan permukiman dapat ditekan seminimal mungkin. (**)
Brimob Polda Kaltim
![]()



