
Faktanusa.com, Balikpapan – Kodam VI/Mulawarman kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan pelepasan satwa. Pangdam VI/Mulawarman, Krido Pramono, bersama jajaran melepasliarkan sebanyak 100 ekor burung dari berbagai jenis di Halaman Skybox Kodam VI/Mulawarman, Jumat (27/3/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program pelestarian lingkungan yang secara konsisten dilakukan oleh Kodam VI/Mulawarman. Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap alam, aksi tersebut juga menjadi simbol pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem di tengah dinamika pembangunan.
Dalam keterangannya, Pangdam VI/Mulawarman menegaskan bahwa tugas TNI tidak hanya terbatas pada menjaga kedaulatan dan keutuhan negara, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk merawat lingkungan sebagai sumber kehidupan.
“Kita tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan dan keutuhan negara, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk merawat alam. Alam adalah sumber kehidupan yang harus kita jaga bersama,” ujar Krido Pramono.
Ia menambahkan, konsep menyatu dengan alam menjadi nilai penting yang terus ditanamkan kepada seluruh prajurit. Dengan menjaga hubungan harmonis antara manusia dan lingkungan, diharapkan dapat menghadirkan energi positif yang berdampak bagi kehidupan yang lebih baik.

“Kita harus menyatu dengan alam, karena dari situlah akan lahir energi kebaikan bagi kehidupan. Jika alam terjaga, maka keberlangsungan hidup manusia juga akan terjamin,” lanjutnya.
Pelepasan burung ini juga menjadi simbol upaya membebaskan dan mengembalikan satwa ke habitat alaminya. Burung-burung yang dilepas terbang bebas di langit Balikpapan, menciptakan suasana yang sarat makna tentang kebebasan, harapan, dan keberlanjutan kehidupan.
Selain itu, Pangdam juga menyoroti pentingnya menjaga kelestarian satwa khas Kalimantan, seperti pesut dan buaya, yang merupakan bagian penting dari ekosistem. Keberadaan satwa tersebut harus dilindungi agar keseimbangan alam tetap terjaga.
“Kelestarian satwa seperti pesut dan buaya harus kita jaga bersama, karena mereka bagian dari ekosistem yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam,” tegasnya.
Program pelestarian lingkungan yang dilakukan oleh Kodam VI/Mulawarman tidak berhenti pada pelepasan burung saja. Berbagai kegiatan lain juga telah dilaksanakan secara berkelanjutan, mulai dari penanaman pohon, penebaran ikan, hingga pelepasan belut di sejumlah wilayah.
Langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari upaya nyata dalam mendukung konservasi lingkungan serta menjaga keberlangsungan ekosistem secara menyeluruh. Dengan melibatkan seluruh personel, program ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga alam.
“Kegiatan ini sudah kita lakukan secara berkelanjutan, mulai dari penanaman pohon, pelepasan burung, hingga penebaran ikan dan belut. Semua ini adalah bagian dari komitmen kita dalam menjaga kelestarian lingkungan,” jelas Pangdam.
Melalui kegiatan ini, Kodam VI/Mulawarman berharap dapat memberikan contoh sekaligus mengajak masyarakat untuk turut serta dalam menjaga lingkungan. Sinergi antara aparat dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan kelestarian alam yang berkelanjutan.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan, Kodam VI/Mulawarman menegaskan perannya tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menjaga kelestarian alam demi kehidupan yang berkelanjutan di masa depan. (Shin/**)
![]()



