
Faktanusa.com, Balikpapan – Dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada momen mudik dan libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) memastikan kesiapan infrastruktur kendaraan listrik dengan mengoperasikan 77 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai wilayah strategis.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung kenyamanan pengguna kendaraan listrik selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI), sekaligus memperkuat ekosistem energi bersih di Indonesia. Keberadaan SPKLU yang tersebar di titik-titik penting diharapkan mampu menunjang kelancaran perjalanan masyarakat, termasuk pemudik yang menempuh rute antar kota maupun antar provinsi.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menyampaikan bahwa kesiapan infrastruktur pengisian daya menjadi salah satu fokus utama perusahaan dalam mengantisipasi meningkatnya penggunaan kendaraan listrik selama musim mudik.
“Kami memastikan seluruh fasilitas pengisian kendaraan listrik dalam kondisi prima. Ini merupakan bentuk kesiapan PLN dalam mendukung mobilitas masyarakat yang kini mulai beralih ke kendaraan ramah lingkungan,” ujarnya. Senin (23/3/2026)
Ia menjelaskan, lokasi SPKLU telah dipetakan secara strategis, mencakup pusat kota, jalur utama, hingga kawasan yang menjadi titik persinggahan pengguna kendaraan listrik. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan daya saat melakukan perjalanan jarak jauh.
Selain itu, PLN juga menghadirkan posko siaga di sejumlah titik SPKLU guna memberikan pelayanan langsung kepada pengguna. Petugas disiagakan untuk membantu apabila terjadi kendala teknis maupun memberikan informasi terkait penggunaan fasilitas pengisian daya.
Chaliq menambahkan, PLN tidak hanya fokus pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga terus meningkatkan kualitas layanan berbasis digital. Melalui aplikasi PLN Mobile, pengguna kendaraan listrik dapat dengan mudah mengakses berbagai fitur yang memudahkan perjalanan.
“Melalui aplikasi PLN Mobile, masyarakat bisa mengetahui lokasi SPKLU terdekat, memantau ketersediaan charger secara real-time, hingga merencanakan perjalanan dengan fitur Trip Planner. Ini kami hadirkan agar pengalaman pengguna semakin praktis dan efisien,” jelasnya.
Tak hanya itu, PLN UID Kaltimra juga memastikan keandalan pasokan listrik di seluruh wilayah selama periode RAFI. Lebih dari 1.200 personel disiagakan selama 24 jam untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan, termasuk di titik-titik SPKLU yang menjadi bagian dari infrastruktur penting kendaraan listrik.
Dukungan peralatan teknis serta sistem monitoring digital turut dioptimalkan guna mempercepat respons terhadap potensi gangguan. Dengan kesiapan tersebut, PLN berupaya memastikan seluruh layanan berjalan tanpa hambatan, terutama pada masa puncak arus mudik dan balik Lebaran.
“Selain infrastruktur, kami juga memperkuat kesiapan personel dan sistem pengawasan. Tujuannya agar setiap potensi gangguan dapat ditangani dengan cepat, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga,” tambahnya.
PLN berharap kehadiran SPKLU yang memadai dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna kendaraan listrik selama perjalanan mudik. Upaya ini juga menjadi bagian dari dukungan PLN terhadap program pemerintah dalam mendorong penggunaan energi bersih dan mengurangi emisi karbon.
Dengan kesiapan infrastruktur, layanan digital, serta dukungan personel yang optimal, PLN optimistis masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik Idulfitri dengan lancar, aman, dan bebas kekhawatiran, khususnya bagi pengguna kendaraan listrik di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
![]()



