Faktanusa.com, Balikpapan – Keberhasilan Satgas Yonzipur 17/Ananta Dharma dalam menjalankan misi kemanusiaan di Provinsi Aceh menuai apresiasi dari Presiden RI, Prabowo Subianto. Capaian tersebut menjadi bukti nyata peran TNI dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana.

Apresiasi itu disampaikan Kepala Staf Kodam (Kasdam) VI/Mulawarman, Brigjen TNI Andy Setiawan usai upacara penyambutan Satgas Yonzipur 17/Ananta Dharma di Pelabuhan Semayang, Rabu (18/3/2026).

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas operasi militer selain perang (OMSP) yang diemban TNI, khususnya dalam membantu penanggulangan bencana dan misi kemanusiaan.

“Ini merupakan implementasi nyata dari tugas TNI dalam OMSP, terutama dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam,” ujar Brigjen TNI Andy Setiawan.

Ia menjelaskan, Satgas Yonzipur 17 diberangkatkan dari Balikpapan pada 31 Desember 2025 dengan kekuatan sekitar 215 personel menuju sejumlah wilayah terdampak banjir bandang di Aceh.

Selama kurang lebih dua setengah bulan bertugas, Satgas menjalankan berbagai program pemulihan, baik pada sektor infrastruktur maupun fasilitas umum. Pembersihan dan perbaikan dilakukan pada masjid, sekolah, meunasah, yayasan, hingga kantor desa yang terdampak.

Selain itu, perbaikan jalan dan saluran air turut dilakukan guna memulihkan akses transportasi masyarakat. Pembangunan jembatan juga menjadi prioritas utama, mengingat banyaknya jalur penghubung antarwilayah yang terputus akibat bencana.

Adapun pembangunan jembatan dilakukan di sejumlah daerah, seperti Aceh Utara, Aceh Tengah, Bener Meriah, hingga Gayo Lues. Infrastruktur tersebut menjadi kunci dalam menghidupkan kembali aktivitas masyarakat.

“Dengan akses yang kembali terbuka, masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa, termasuk dalam menjalankan kegiatan ekonomi,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Satgas juga membangun hunian tetap dan hunian sementara bagi warga terdampak. Upaya pemulihan psikologis melalui trauma healing juga diberikan, khususnya kepada anak-anak.

Brigjen TNI Andy menilai, kehadiran Satgas TNI tidak hanya membantu mempercepat pemulihan pascabencana, tetapi juga memberikan rasa aman serta meningkatkan semangat masyarakat untuk bangkit.

Ia menambahkan, pada 9 Maret 2026, Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan sebanyak 218 jembatan hasil kerja Satgas dalam rangka percepatan pemulihan di Aceh.

“Dalam waktu relatif singkat, 218 jembatan berhasil dibangun dan diresmikan. Ini tentu menjadi capaian yang sangat membanggakan,” katanya.

Keberhasilan tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI dan pemerintah dalam menangani dampak bencana. Upaya ini sekaligus memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Ini adalah bukti bahwa TNI selalu hadir untuk rakyat, terutama dalam situasi darurat seperti bencana alam,” pungkasnya. (Shin/**)

Loading