
Faktanusa.com, Balikpapan – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Komisi II DPRD Kota Balikpapan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional untuk memantau kondisi harga serta ketersediaan bahan pokok di tengah meningkatnya aktivitas perdagangan masyarakat.
Sidak yang dilaksanakan pada Selasa (10/3/2026) tersebut menyasar tiga pasar utama di Kota Balikpapan, yakni Pasar Sepinggan, Pasar Rapak, dan Pasar Pandansari. Kegiatan ini bertujuan memastikan pasokan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia serta harga masih dalam kondisi terkendali menjelang Lebaran.
Rombongan sidak dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah. Ia didampingi Sekretaris Komisi II Taufik Qul Rahman serta sejumlah anggota dewan lainnya, yakni Japar Sidik, Mieke Henny, Fadillah, Vera Yulianti, Suriani, dan Swardi Tandiring. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar.
Fauzi yang akrab disapa Adi mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi aktivitas perdagangan di pasar tradisional, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Idulfitri.
“Menjelang hari besar seperti Lebaran, kami ingin memastikan kondisi pasar tetap stabil, baik dari sisi ketersediaan barang maupun harga kebutuhan pokok,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan sidak.
Ia menjelaskan bahwa pengawasan langsung ke pasar penting dilakukan agar DPRD dapat mengetahui situasi riil di lapangan serta mendengar aspirasi para pedagang maupun masyarakat.
Dari hasil peninjauan di beberapa lokasi, Komisi II DPRD menemukan sejumlah catatan terkait pengelolaan dan penataan pasar yang dinilai masih perlu diperbaiki.
Di Pasar Sepinggan, misalnya, pihaknya menilai pemanfaatan fasilitas pasar belum berjalan secara maksimal. Hal ini terlihat dari kondisi lantai dua pasar yang masih minim aktivitas perdagangan.
Sebagian besar pedagang maupun pembeli masih terkonsentrasi di lantai dasar sehingga banyak kios di lantai dua yang belum terisi atau tidak dimanfaatkan secara optimal.

“Pemanfaatan lantai dua di Pasar Sepinggan masih belum maksimal. Ke depan tentu perlu ada penataan agar fasilitas yang sudah tersedia bisa digunakan secara optimal oleh pedagang,” jelasnya.
Sementara itu, kondisi berbeda ditemukan saat rombongan sidak mengunjungi Pasar Pandansari. Di pasar tersebut, Komisi II DPRD melihat masih banyak pedagang yang berjualan di area luar atau emperan pasar.
Keberadaan pedagang di area tersebut dinilai membuat penataan pasar menjadi kurang tertib dan berpotensi mengganggu kenyamanan pengunjung.
“Di Pandansari kami melihat masih cukup banyak pedagang yang berjualan di luar area yang telah disediakan. Ini perlu penataan agar aktivitas pasar lebih tertib dan nyaman bagi semua pihak,” katanya.
Selain memantau kondisi fasilitas dan penataan pasar, sidak juga dilakukan untuk menindaklanjuti berbagai laporan yang sebelumnya disampaikan oleh masyarakat dan para pedagang.
Kunjungan ke Pasar Rapak, misalnya, merupakan tindak lanjut dari aduan masyarakat yang sebelumnya telah dibahas melalui rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Kota Balikpapan.
Dalam kesempatan tersebut, Komisi II juga berdialog langsung dengan pengelola pasar untuk mendapatkan penjelasan mengenai berbagai persoalan yang dihadapi para pedagang.
“Kunjungan ke Pasar Rapak ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang sebelumnya sudah dibahas di DPRD. Kami ingin melihat langsung kondisi di lapangan dan berdiskusi dengan pihak pengelola pasar,” ungkap Adi.
Salah satu persoalan yang disampaikan para pedagang di Pasar Rapak berkaitan dengan kenaikan tarif layanan pasar yang dinilai cukup memberatkan bagi sebagian pedagang.
Keluhan tersebut menjadi salah satu perhatian DPRD untuk kemudian dibahas lebih lanjut bersama pihak terkait agar dapat ditemukan solusi yang tidak merugikan pedagang.
Selain memantau kondisi pasar, Komisi II DPRD juga memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat tetap terjaga menjelang Hari Raya Idulfitri.
Berdasarkan keterangan dari Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, stok kebutuhan pokok di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman hingga menjelang Lebaran.
Meski demikian, beberapa komoditas memang mengalami kenaikan harga seiring meningkatnya permintaan masyarakat. Namun kenaikan tersebut dinilai masih berada dalam batas yang wajar.
“Dari penjelasan Dinas Perdagangan, stok bahan pokok masih aman. Memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, tetapi masih dalam batas wajar dan tidak terlalu signifikan,” tutup Adi.
Melalui kegiatan sidak ini, DPRD Balikpapan berharap stabilitas harga serta ketersediaan kebutuhan pokok dapat tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalani persiapan Lebaran dengan lebih tenang. (Adv/Shin/**)
![]()


