Faktanusa.com, Paser – Satuan Brimob Polda Kaltim terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebebasan beribadah dan kerukunan antarumat beragama di wilayah Kalimantan Timur. Pada Minggu (22/02/2026), tim patroli dari Kompi 2 Batalyon C Pelopor Paser dikerahkan untuk melakukan pengamanan ibadah rutin di sejumlah gereja di Kecamatan Tanah Grogot. Tim yang dipimpin oleh Bripka Ahmad Rizal dengan anggota tiga personel ini hadir di tengah masyarakat guna memberikan jaminan rasa aman, memastikan bahwa setiap jemaat dapat menjalankan aktivitas spiritualnya tanpa rasa khawatir akan adanya gangguan keamanan maupun ketertiban.

Adapun sasaran patroli kali ini meliputi tiga gereja besar di jantung Kabupaten Paser, yakni Gereja Katolik Paroki Alleluia di Jalan R.A. Kartini, Gereja Pantekosta yang juga berlokasi di Jalan R.A. Kartini, serta Gereja Eben Heizer di Jalan Jenderal Sudirman. Personel baret biru tersebut melakukan pemantauan di area luar maupun pintu masuk gereja guna mengantisipasi setiap potensi kerawanan. Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, seluruh rangkaian ibadah di ketiga rumah ibadah tersebut berlangsung dengan sangat khidmat, aman, dan tertib, mencerminkan situasi kamtibmas yang sangat kondusif di wilayah Bumi Daya Taka.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan manifestasi dari filosofi “Bakti Brimob untuk Masyarakat”. Beliau menyatakan bahwa kehadiran Brimob di tengah umat yang beribadah adalah kewajiban untuk melindungi hak dasar setiap warga negara. “Kami ingin memastikan bahwa negara hadir di setiap lini kehidupan masyarakat, termasuk dalam menjamin kelancaran ibadah. Dengan adanya patroli rutin ini, kami berharap jemaat dapat lebih fokus dan tenang dalam berdoa, karena keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” ujar Kombes Pol. Andy Rifai.

Andy Rifai juga mengajak warga Paser untuk senantiasa merawat semangat toleransi yang telah terbangun selama ini. Beliau menekankan bahwa kekuatan keamanan wilayah bersumber dari kerja sama yang baik antara aparat dan seluruh elemen masyarakat. “Mari kita saling menjaga dan menghormati perbedaan sebagai kekayaan bangsa. Jangan beri ruang bagi pihak manapun yang ingin merusak kedamaian di Kalimantan Timur. Teruslah tebar kebaikan dan laporkan setiap hal yang mencurigakan kepada petugas di lapangan. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya.

Brimob Polda Kaltim

Loading