Faktanusa.com, Aceh Utara – Dedikasi tanpa batas ditunjukkan oleh personel Bawah Kendali Operasi (BKO) Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur di tanah Serambi Mekkah. Pada Sabtu (21/02/2026), sebanyak satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel yang dipimpin langsung oleh Danki Penugasan AKP Elan Suherlan, S.H., terjun ke lapangan untuk melaksanakan aksi pembersihan sisa lumpur pekat pascabencana banjir bandang. Kegiatan difokuskan di Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe yang berlokasi di Simpang Empat, Kecamatan Banda Sakti, guna memastikan pusat peribadatan megah tersebut dapat segera difungsikan kembali secara normal oleh masyarakat setempat.

Rangkaian aksi kemanusiaan ini diawali dengan pelaksanaan apel gabungan yang dipimpin oleh AKP Elan Suherlan di lapangan apel Mapolres guna memberikan arahan taktis dan pembagian ploting kerja. Usai apel, pasukan segera melakukan pergeseran pasukan (serpas) menuju titik lokasi pembersihan. Di lokasi, para personel baret biru ini dengan sigap berjibaku menyingkirkan material lumpur dan sampah yang terbawa arus banjir bandang, membersihkan setiap sudut area masjid agar kesucian dan kenyamanan tempat ibadah kebanggaan warga Aceh Utara ini kembali terjaga.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari filosofi “Bakti Brimob untuk Masyarakat”. Beliau menyampaikan bahwa keberadaan personel Kaltim di Aceh membawa misi kemanusiaan yang mendalam di samping tugas pengamanan. “Masjid Agung Islamic Center adalah jantung spiritual bagi warga Lhokseumawe. Kami hadir untuk membantu percepatan pemulihan fasilitas publik pascabencana, agar saudara-saudara kita di sini dapat kembali beribadah dengan khidmat dan nyaman,” ujar Kombes Pol. Andy Rifai.

Andy Rifai juga berpesan kepada seluruh personel agar terus menjaga integritas dan ketulusan dalam membantu masyarakat di wilayah penugasan. Beliau menekankan bahwa pengabdian terbaik adalah saat mampu meringankan beban sesama tanpa memandang jarak dan wilayah. “Jadikan setiap keringat kalian di tanah Aceh sebagai ladang ibadah dan bukti kehadiran negara di tengah rakyat yang tertimpa musibah. Teruslah bergerak dengan rendah hati dan berikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya.

Brimob Polda Kaltim

Loading