Faktanusa.com, Balikpapan — Pemerintah Kota Balikpapan menegaskan komitmennya untuk mewujudkan Balikpapan sebagai kota global yang nyaman, aman, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129 Kota Balikpapan yang digelar di Halaman Balai Kota Balikpapan, Selasa (10/2/2026), dengan mengusung tema “Harmoni Menuju Kota Global.”

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, mengatakan tema peringatan HUT tahun ini mencerminkan arah pembangunan Kota Balikpapan yang tidak hanya berfokus pada kemajuan fisik, tetapi juga pada keseimbangan sosial dan kualitas hidup masyarakat.

“Tema harmoni menuju kota global menggambarkan cita-cita kami menjadikan Balikpapan sebagai kota yang nyaman untuk semua kalangan, mulai dari anak-anak, generasi muda, hingga masyarakat lanjut usia. Kota global harus tetap ramah, aman, dan manusiawi,” ujar Bagus dalam wawancara usai kegiatan peringatan HUT.

Menurutnya, untuk mencapai status kota global, Pemerintah Kota Balikpapan terus mendorong kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat. Kerja sama lintas sektor dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan kota yang kondusif serta mampu meningkatkan kesejahteraan warganya.

“Pemerintah kota berkomitmen bekerja bersama seluruh stakeholder. Tujuan utamanya adalah menciptakan Balikpapan yang nyaman, aman, dan kondusif, sekaligus mampu mensejahterakan dan memakmurkan masyarakat,” katanya.

Bagus mengakui, meskipun Balikpapan telah menorehkan berbagai prestasi dan penghargaan, seperti predikat kota ramah anak, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan. Ia menegaskan, pemerintah kota tidak menutup mata terhadap berbagai tantangan yang masih dihadapi masyarakat.

Beberapa persoalan utama yang saat ini menjadi prioritas Pemerintah Kota Balikpapan antara lain penanganan banjir, peningkatan pelayanan air bersih, serta pembangunan dan pemerataan fasilitas pendidikan, khususnya sekolah.

“Banjir, air bersih, dan pembangunan sekolah masih menjadi PR besar bagi kita. Tiga hal ini menjadi fokus utama pemerintah kota dan diharapkan dapat dituntaskan dalam periode kepemimpinan saat ini,” tegasnya.

Terkait penanganan banjir, Pemkot Balikpapan terus melakukan pembenahan sistem drainase, normalisasi sungai, serta pengendalian kawasan rawan genangan. Upaya tersebut dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, seiring dengan pertumbuhan wilayah perkotaan yang semakin pesat.

Sementara itu, dalam hal pelayanan air bersih, pemerintah kota berupaya meningkatkan kapasitas produksi dan distribusi air bersih agar dapat menjangkau seluruh wilayah, terutama kawasan permukiman yang selama ini masih mengalami keterbatasan pasokan.

Di sektor pendidikan, pembangunan sekolah baru dan peningkatan sarana prasarana pendidikan juga menjadi perhatian serius. Pemerintah kota berkomitmen memastikan akses pendidikan yang layak dan merata bagi seluruh warga Balikpapan, sejalan dengan visi kota yang ramah dan berkelanjutan.

Selain membahas isu strategis pembangunan, Bagus juga menyinggung adanya kejadian kebakaran di kawasan Kubuh yang baru-baru ini terjadi. Ia menyampaikan bahwa pemerintah kota bergerak cepat dalam menangani dampak kebakaran serta memberikan bantuan kepada warga terdampak.

“Kejadian-kejadian mendesak seperti kebakaran tentu menjadi perhatian kami. Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan bantuan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Peringatan HUT ke-129 Kota Balikpapan ini menjadi momentum refleksi bagi pemerintah dan masyarakat untuk terus memperkuat harmoni dalam pembangunan. Dengan mengedepankan kolaborasi, komitmen, dan pelayanan publik yang berkualitas, Pemerintah Kota Balikpapan optimistis mampu membawa kota ini melangkah mantap menuju kota global yang berdaya saing dan berkeadilan bagi seluruh warganya. (Adv/Shin/**)

Loading