
Faktanusa.com, Balikpapan – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129 Kota Balikpapan menjadi momentum refleksi sekaligus evaluasi pembangunan daerah. Usai mengikuti rangkaian kegiatan HUT ke-129 yang digelar di Ballroom Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Senin (9/2/2026), Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, menegaskan komitmen DPRD untuk memperkuat fungsi pengawasan dan penganggaran guna menjawab kebutuhan masyarakat ke depan.
Menurut Fauzi, capaian pembangunan yang disampaikan Wali Kota Balikpapan dalam rapat paripurna merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan banyak pihak, termasuk peran legislatif. DPRD, kata dia, tidak hanya terlibat dalam pembahasan anggaran, tetapi juga memastikan setiap program berjalan sesuai dengan perencanaan dan kepentingan publik.
“Apa yang tadi disampaikan Pak Wali Kota terkait capaian pembangunan tentu merupakan hasil kerja bersama. DPRD memiliki peran dalam perencanaan, penganggaran, dan pengawasan agar program-program tersebut benar-benar tepat sasaran,” ujar Fauzi.
Ia mengakui bahwa pembangunan Kota Balikpapan hingga saat ini belum sepenuhnya sempurna. Namun, Fauzi menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar dalam proses pembangunan daerah yang terus bergerak dinamis. Menurutnya, tantangan dan kekurangan justru menjadi bahan evaluasi untuk melakukan perbaikan di tahun-tahun berikutnya.
“Kalau bicara sempurna, tentu belum ada yang benar-benar sempurna. Tapi yang terpenting adalah bagaimana kita terus melakukan perbaikan. Insya Allah di tahun 2026 ini, dengan semangat baru, kami di DPRD akan memaksimalkan fungsi pengawasan dan penganggaran,” katanya.
Fauzi menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting bagi DPRD dan Pemerintah Kota Balikpapan untuk mengoptimalkan pelaksanaan program pembangunan. Ia berharap kondisi fiskal daerah semakin membaik sehingga seluruh program prioritas dapat dijalankan secara maksimal.
Menanggapi kondisi di daerah pemilihan (Dapil) Balikpapan Utara, Fauzi menyebut masih banyak persoalan yang memerlukan perhatian serius. Mulai dari peningkatan infrastruktur dasar, pelayanan publik, hingga penguatan sektor ekonomi masyarakat. Namun demikian, ia menekankan bahwa seluruh upaya tersebut sangat bergantung pada ketersediaan dan dukungan anggaran.
“Kalau ditanya apa yang perlu dibenahi di Dapil Utara, tentu banyak. Tapi semuanya kembali lagi pada dukungan anggaran. Program sebesar apa pun tidak akan berjalan tanpa anggaran yang memadai,” jelasnya.
Ia berharap pada tahun anggaran 2026, kondisi keuangan daerah sudah kembali stabil dan normal. Dengan demikian, baik program Pemerintah Kota Balikpapan maupun program aspirasi DPRD dapat direalisasikan sesuai harapan masyarakat.
“Kami berharap di 2026 anggaran bisa kembali normal, sehingga seluruh program bisa berjalan. Baik program pemerintah kota maupun program DPRD, semuanya harus bermuara pada pemenuhan kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat,” tambah Fauzi.
Selain membahas isu pembangunan daerah, Fauzi juga menanggapi dinamika nasional terkait wacana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian tertentu. Menurutnya, hingga saat ini posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden masih merupakan pilihan yang paling tepat.
“Saat ini, kepolisian berada langsung di bawah Presiden, dan menurut saya itu masih paling sesuai. Apalagi kita tahu sudah ada penolakan dari Kapolri terhadap wacana tersebut,” ujarnya.
Fauzi menilai, menempatkan Polri langsung di bawah Presiden memberikan ruang independensi yang lebih kuat dalam menjalankan tugas penegakan hukum, menjaga keamanan, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kalau dibawa ke kementerian, saya kira justru kurang tepat. Polri harus tetap independen dan fokus menjalankan tugasnya,” tegasnya.
Melalui momentum HUT ke-129 Kota Balikpapan, Fauzi berharap sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Balikpapan terus diperkuat. Ia optimistis, dengan kolaborasi yang solid, pembangunan Balikpapan ke depan dapat berjalan lebih efektif, merata, dan berkelanjutan.
“Yang terpenting adalah kebersamaan. Dengan sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif, kami optimistis Balikpapan bisa terus berkembang dan menjawab tantangan di masa depan,” pungkasnya. (Adv/Shin/**)
![]()



