
Faktanusa.com, Kutai Barat — Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) melaksanakan kunjungan kerja resmi ke Markas Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 827/Mahakam Cakti Yudha yang berlokasi di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda strategis Kementerian Pertahanan dalam memastikan kesiapan satuan TNI Angkatan Darat di wilayah yang memiliki nilai strategis nasional.
Kedatangan Menhan RI beserta rombongan disambut langsung oleh Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) Teritorial Pembangunan 85, Kolonel Inf Alzaki, S.E., M.B.A., M.M.A.S., bersama jajaran perwira dan prajurit Yonif TP 827. Penyambutan berlangsung khidmat dengan prosesi kehormatan militer yang mencerminkan disiplin dan kesiapan satuan.
Dalam kunjungan tersebut, Menhan RI didampingi sejumlah pejabat tinggi TNI dan Kementerian Pertahanan yang turut mengikuti rangkaian kegiatan sejak penyambutan hingga peninjauan satuan. Kehadiran pimpinan pusat ini menjadi motivasi tersendiri bagi prajurit Yonif TP 827 yang bertugas di wilayah Kutai Barat.
Dalam arahannya di hadapan ratusan prajurit, Menhan menekankan pentingnya profesionalisme, loyalitas, dan kesiapsiagaan satuan infanteri dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa prajurit TNI AD harus selalu siap menghadapi berbagai bentuk ancaman, baik ancaman militer maupun nonmiliter, terlebih di wilayah yang berdekatan dengan kawasan perbatasan serta Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Sebagai prajurit infanteri, kalian adalah garda terdepan pertahanan negara. Profesionalisme, disiplin, dan kesiapsiagaan harus menjadi karakter utama dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Menhan dalam pengarahannya.

Menhan juga menyoroti posisi strategis Kalimantan Timur yang kini menjadi pusat perhatian nasional seiring pembangunan IKN. Menurutnya, stabilitas keamanan di wilayah ini merupakan faktor kunci dalam mendukung kelancaran pembangunan nasional dan menjaga kepercayaan masyarakat.
“Wilayah Kalimantan Timur, termasuk Kutai Barat, memiliki peran strategis dalam mendukung keberadaan Ibu Kota Nusantara. Oleh karena itu, kesiapan satuan TNI di wilayah ini harus terus dijaga dan ditingkatkan,” ujarnya.
Selain memberikan pengarahan, Menhan RI juga meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana (sarpras) yang tersedia di lingkungan Yonif TP 827/Mahakam Cakti Yudha. Peninjauan meliputi fasilitas pangkalan, barak prajurit, sarana latihan, serta fasilitas pendukung lainnya yang digunakan dalam menunjang tugas operasional dan pembinaan satuan.
Dalam kesempatan tersebut, Menhan menegaskan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kesejahteraan prajurit TNI AD. Ia menyatakan bahwa kesejahteraan prajurit merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga moril dan kinerja satuan.
“Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan prajurit serta melakukan modernisasi alutsista. Hal ini penting agar prajurit dapat melaksanakan tugas dengan optimal dan penuh dedikasi,” kata Menhan.
Sementara itu, Danbrigif TP 85 Kolonel Inf Alzaki menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menhan RI ke Yonif TP 827. Ia menilai kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian dan dukungan nyata pimpinan terhadap prajurit yang bertugas di daerah.
“Kunjungan Bapak Menteri Pertahanan merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi kami. Ini menjadi motivasi besar bagi prajurit untuk terus meningkatkan kinerja dan kesiapan dalam menjalankan tugas,” ujar Kolonel Alzaki.
Rangkaian kunjungan kerja tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama serta penyerahan tali asih secara simbolis dari Menhan RI kepada satuan Yonif TP 827/Mahakam Cakti Yudha sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian prajurit di wilayah Kutai Barat.
Kunjungan ini diharapkan dapat semakin memperkuat semangat prajurit serta meningkatkan kesiapan satuan dalam menjaga stabilitas keamanan dan kedaulatan negara, khususnya di wilayah strategis Kalimantan Timur. (**)
![]()



