Faktanusa.com, Sangatta – Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Kutai Timur, David Rante, menegaskan bahwa anggaran untuk belanja modal perlu ditingkatkan di daerah tersebut. Ia berpendapat bahwa sementara belanja operasional seperti gaji PNS dan PPPK tetap penting, prioritas utama harus diberikan pada belanja modal untuk mendorong kemajuan dan pembangunan daerah.
David Rante menyarankan agar belanja modal mendapatkan porsi yang lebih besar daripada belanja operasional. Meski demikian, ia mengakui bahwa belanja operasional, termasuk gaji dan insentif, tetap penting karena merupakan kewajiban pemerintah dan berdampak langsung pada kebutuhan hidup masyarakat.
“Lebih baik besar belanja modal atau belanja operasi sebenarnya kalau bagi saya belanja modal harus lebih besar. Hanya saja itu tidak bisa dihindari karena soal kebutuhan operasional kita harus cukup besar karena belanja pegawai saja seperti gaji PNS dan PPPK berbeda dan ini merupakan kewajiban dan memang harus diakomodir,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa alokasi anggaran untuk belanja modal harus diutamakan karena krusial untuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan publik di Kutai Timur. David Rante mendorong pemerintah daerah untuk mencapai keseimbangan optimal antara belanja modal dan operasional.
David Rante mengatakan pentingnya peningkatan anggaran untuk belanja modal guna mempercepat pembangunan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kutai Timur. Ia juga menambahkan bahwa DPRD Kutai Timur akan secara aktif memantau penggunaan anggaran untuk memastikan dana publik dikelola dengan efisien dan efektif.
“Belanja modal sangat penting untuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas layanan publik di Kutai Timur. Kita harus mencari keseimbangan yang tepat antara belanja modal dan belanja operasional,” jelasnya.
David berharap bahwa dengan pengelolaan anggaran yang baik, pemerintah daerah dapat memenuhi kebutuhan operasional sekaligus meningkatkan belanja modal untuk pembangunan yang berkelanjutan.ADV