Penyediaan Akses Internet Di Pelosok Dilakukan Secara Bertahap

Loading

Faktanusa.com, Sangatta – Pemerintah kabupaten Kutai Timur berkomitmen untuk terus meningkatkan dan memutakhirkan kegiatan juga kualitas belajar mengajar di dunia pendidikan di kabupaten Kutai timur.

Dalam upayanya, pemerintah Kutim dengan gencar menerapkan program Merdeka Belajar, yang mana program tersebut terbukti membawa dampak positif yang signifikan pada siswa-siswi yang menempuh pendidikan di Kutim.

Lebih lanjut, terkait persoalan beberapa tempat yang ternyata belum terfasilitasi jaringan internet, Ketua DPRD Kutai Timut, Joni, mengungkapkan bahwa jaringan internet tentu menjadi sesuatu yang wajib tersedia dalam menerapkan program Merdeka Belajar. Mengingat, kedepannya kegiatan face to face dalam belajar-mengajar mungkin sudah tidak dilakukan lagi.

Joni menerangkan pada pihak media, “Ya, itu kan sedang diusahakan sama pemerintah ini. Yang face to face itu kan program pemerintahan sudah berjalan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Joni menjelaskan tentang bagaimana konsep pendidikan di masa yang akan datang. “Kemudian ke depan nanti yang face to face itu sudah tidak ada lagi sudah. Karena ini program pemerintah, kami DPR sudah mengikuti anggaran itu,” tandasnya.

Ia pun memaparkan bahwasanya pemerintah sudah siap dari segi anggaran untuk menerapkan penyediaan jaringan internet. Ia nengatakan, “Iya, ada itu. Setiap tahun kita anggarkan semua. Memang tidak bisa sekaligus langsung ada beberapa tempat langsung bebas itu kan.”

Kendati demikian, penyerapan anggaran untuk menyediakan akses internet masih memerlukan waktu, lantaran berbagai hal mesti dilakukan dengan bertahap, dan anggaran yang digunakan pun harus diatur dengan sebaik mungkin.

“Karena anggaran kita kan perlu diatur bagaimana bagusnya. Sehingga bisanya cuma bertahap. Misalnya 2024 ini sudah berjalan, mungkin 2025 selesai sudah,” pungkasnya.ADV

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top