Permintaan Pisang Gepok di Kutai Timur Meningkat Tajam, Produksi Lokal Masih Terbatas

Loading

Faktanusa.com, Sangatta – Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Faizal Rachman, menyoroti kesenjangan antara permintaan dan produksi pisang gepok di daerahnya. Hal ini diungkapkan Faizal setelah mendapat laporan dari Dinas Pertanian Kutim.

Menurut Faizal, target produksi pisang gepok tahun ini di Kutim mencapai 80 ton per bulan. Namun, permintaan pasar jauh lebih tinggi, yaitu mencapai 500 ton per bulan. Kesenjangan ini menunjukkan bahwa produksi pisang gepok di Kutim belum mampu memenuhi permintaan pasar.

“Kepala Dinas Pertanian Kutim menyampaikan bahwa produksi pisang gepok tahun ini bisa mencapai 80 ton per bulan. Namun, permintaan pasar mencapai 500 ton per bulan, yang menunjukkan adanya kesenjangan antara produksi dan permintaan,” ucap Faizal.

Untuk mengatasi kesenjangan ini, Faizal mengusulkan perluasan lahan pisang gepok. Selain itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan distribusi dan pemasaran hasil panen pisang gepok.

“Kita perlu melakukan perluasan lahan untuk meningkatkan produksi pisang gepok. Saat ini, distribusi dan pemasaran masih menjadi kendala utama yang dihadapi petani,” jelasnya.

Faizal menegaskan pentingnya dukungan dan bantuan kepada petani pisang gepok. Hal ini diharapkan dapat membantu petani meningkatkan produksi dan meningkatkan akses pasar bagi hasil tani mereka. Dengan demikian, diharapkan permintaan pasar yang tinggi dapat terpenuhi dan pendapatan petani pisang gepok di Kutim dapat meningkat.ADV

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top