Faktanusa.com, Sangatta – Program bantuan sapi yang diprakarsai oleh Faizal Rachman, Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Kutai Timur, semakin memperlihatkan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Kutai Timur. Melalui inisiatif ini, Faizal Rachman telah mendistribusikan sapi kepada sejumlah kelompok petani di Kecamatan Kaubun, dengan harapan dapat meningkatkan produktivitas pertanian lokal.
“Saya punya harapan petani kebun itu yang punya sawah paling tidak dia punya lahan sawah satu hektar dan punya satu sapi,” ujar Faizal Rachman. Program ini bertujuan untuk tidak hanya meningkatkan jumlah ternak yang dimiliki petani, tetapi juga mengintegrasikan penggunaan kotoran sapi sebagai pupuk organik untuk memperbaiki kesuburan tanah.
Pada pengembangan programnya, Faizal Rachman menekankan penggunaan pupuk organik, seperti pupuk mikrobakter, untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang mahal dan berpotensi merusak lingkungan. “Ini menjadi suatu langkah tidak bergantung terhadap pupuk buatan dan ini juga akan berpengaruh terhadap kemajuan ekonomi di Kabupaten Kutai Timur khususnya ekonomi para petani sawah,” jelasnya.
Faizal Rachman juga menyoroti masalah penyalahgunaan bantuan bibit ternak yang seharusnya untuk pengembangan peternakan lokal namun justru dijual untuk keuntungan pribadi. “Kalau ada yang ketahuan dapat bantuan dari pemerintah dan dia jual, bibit ini belum produktif, pengen dapat keuntungan langsung dijual begitu saja,” ucapnya dengan tegas. Ia menegaskan bahwa tindakan semacam itu akan dipidanakan sebagai bentuk penegakan aturan yang adil bagi masyarakat.
Dengan demikian, program bantuan sapi dan penerapan pupuk organik diharapkan dapat membawa perubahan signifikan bagi pertanian di Kabupaten Kutai Timur. Faizal Rachman berharap program ini akan berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata terhadap kesejahteraan petani serta keberlanjutan lingkungan.ADV