Faktanusa.com, Balikpapan – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Sigit Wibowo kembali melaksanakan Sosialisasi wawasan kebangsaan (Sosbang) ke-7 yang beralamatkan di Jalan Syarifuddin Yoes, Gang Milenium 3 RT 45 Sepinggan Baru, Balikpapan Selatan, Kita Balikpapan.
Kegiatan yang dilaksakan kali ini sangat meriah warga yang hadir mengikuti Sosbang Sigit Wibowo yang ke-7, ini dihadiri dari RT 26, 28, 45, 65. Sabtu (25/11/2023).
Dalam kegiatan Sosbang tersebut turut hadir Narasumber (Narcum) Gigih Widya Wirawan dari Lembaga Mitra Iswara dan Sutiawan Puji Wahyono dari Lembaga Informasi Pembagunan Daerah serta Moderator, Joko Prasetyo.
Sigit Wibowo menjelaskan bahwa kegiatan Sosbang ini adalah kegiatan rutin DPRD Kaltim yang bertujuan menumbuhkan rasa cinta dan pemahaman masyarakat terhadap tujuan kita dalam hidup berbangsa dan bernegara.
“Sosialisasi wawasan Kebangsaan ini meliputi empat Pilar kebangsaan.yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),
“Saya mensosialisasikan wawasan kebangsaan ini mengenai kecintaan masyarakat Indonesia terhadap bangsanya. Kita mengulang kembali lagi kepada masyarakat,” jelas Sigit Widodo.
Sigit Wibowo merupakan Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, mengingatkan kembali kepada masyarakat, bahwa pendidikan di sekolah sudah ada, seperti pelajaran PMP, PPKN, P4. Apalagi P4 tidak ada lagi.
“Jadi kita mengingatkan, bahwa ada namanya wawasan kebangsaan. Dengan cara pandang masyarakat terhadap bangsanya, tempo dulu kita berjuang melawan penjajah dan sekarang sudah berbeda. Artinya apa, bahwa pemerintah mensejahterakan masyarakatnya,” ucapnya.
Menurut Sigit, kalau dulu ancaman terhadap penjajah, sekarang ancaman anak-anak hingga orang tua dan masyarakat menikmati teknologi yang tidak sesuai dengan empat konsensus kebangsaan. Seperti penggunaan gadget, masuknya jaringan radikalisme, narkoba dan lainnya.
“Makanya kita perlu memberi tau ke masyarakat dengan mengantisipasi kepada anak-anak kita. Anak-anak kita pegang HP nggak tau kita, dia buka apa, buka apa, dan kemudian bahaya narkoba bisa lewat gadget,” katanya.
Reporter & Editor : Shinta Setyana

Loading