
Faktanusa.com, Balikpapan -Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) kelurahan Gunung Sari Ilir (GSI) kecamatan Balikpapan Tengah menggelar Safari Ramadan 1444 Hijriyah di Langgar Arromah RT 2 dan RT 3 Kelurahan Gunung Sari Ilir. Selasa (18/3/2023).
Safari Ramadhan yang diselenggarakan oleh LPM GSI dengan dihadiri oleh LPM GSI Ustadz Abdul Hamid,
Sekjen LPM Susandy,
Sek Kooordinator Ibadah Budijanto, Ketua RT 66 Ari Sandy, Ketua
RT 02 Hasruddin beserta
Pengurus Langgar Arromah Sayudin dan Anggota Ibrahim serta para jamaah RT 02 dan RT 04.
Kegiatan Safari Ramadhan kali ini mengangkat Tema himbauan dalam mudik dan cuti saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.

“Dari informasi yang saya peroleh mudik kali ini sangat besar karena hampir dua tahun kita tidak bisa beraktivitas kemana-mana dengan adanya wabah Virus Corona atau dikenal dengan covid-19, ” ungkap Ketua LPM GSI Ustadz Abdul Hamid dalam Ceramahnya.
Ustadz Abdul Hamid menyebut pandemi Covid-19 yang berlangsung dua tahun terakhir telah membuat masyarakat kehilangan momen merayakan tradisi mudik yang umumnya dialami setiap tahun. Sehingga Ia berharap mudik kali ini dapat dilakukan dengan baik baik dari segi penerapan protokol kesehatan hingga perjalanan para pemudik menuju Kampung Halamannya.
Ia juga menambahkan jika di saat mudik juga perlu menjaga keamanan rumah. Upayakan untuk melakukan hal preventif guna mengurangi resiko kecurian atau kerugian lainnya.
sehingga rasa khawatir saat ditinggal mudik rasa aman.
“Beritahu kepada Ketua RT bahwa kita sekeluarga akan mudik dan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Setidaknya RT dapat membantu mengawasi rumah kita. Sehingga jika ada sesuatu yang janggal atau ada orang yang mencurigakan berada di sekitar rumah kita, RT dapat segera bertindak,” ucap Ustadz Abdul Hamid.
“Jangan sungkan meminta tolong kepada RT Jika saat meminta tolong dengan baik dan sopan, maka mereka akan menerima pertolongan kita dengan baik juga. Tidak ada salahnya, bawa beberapa buah tangan sebagai bentuk terima kasih kepada meraka sepulang dari kampung halaman,” imbuhnya.

Selain itu, mintalah Bantuan Tetangga untuk Memeriksa Rumah Secara Berkala. Dan Jangan lupa tinggalkan nomor telepon yang dapat dihubungi, agar tetangga lebih mudah menghubunginya saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Sebelum meninggalkan rumah, tidak ada salahnya untuk cek kembali satu persatu secara menyeluruh. Tujuannya agar tidak ada yang terlewatkan. dengan begitu mudik akan terasa nyaman tanpa harus khawatir soal listrik, tabung gas dan sebagainya,” ungkapnya.
“Simpan barang berharga yang dimilikii di tempat yang tak terduga. Usahakan hanya kita yang mengetehui tempat penyimpanan tersebut. Jika ingin menitipkan hewan peliharaan, sebaiknya hubungi tempat penitipan dari jauh-jauh hari agar terhindar dari kuota penitipan hewan penuh,” sambungnya.
Pastikan Semua Pintu, Jendela dan Pagar Tertutup Rapat dan Terkunci
Sebelum berangkat mudik, cek kembali kondisi rumah, apakah sudah aman untuk ditinggalkan atau belum. Periksalah semua bagian rumah, terutama akses masuk rumah, seperti: pintu, jendela dan pagar. Pastikan semuanya sudah tertutup rapat dan terkunci dengan baik.
“Untuk lebih keamanan rumah, kita dapat menggunakan gembok yang dapat berbunyi, seperti: gembok alarm anti-maling. Gembok tersebut akan mengeluarkan bunyi nyaring saat dibuka secara paksa. Sehingga jika ada yang membobol rumah secara paksa, maka bunyi gembok alarm akan menarik perhatian tetangga sekitar dan membuat pencuri yang berusaha masuk ke rumah takut,” pungkasnya.
Reporter & Editor : Shinta Setyana
![]()


