Upacara Hari Jadi Kota Balikpapan Ke 126. Rahmad Mas’ud. : Saling Berkolaborasi dan Bersinergi Dalam Proses Pembangunan kota Balikpapan

Loading

Faktanusa.com, Balikpapan – Hari Jadi Kota Balikpapan ke-126, digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dengan upacara di Lapangan Merdeka, Jum’at (10/2/2023).
Upacara berlangsung pukul 08.00 Wita dan selaku Inspektur Upacara Walikota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud, SE, dan pimpinan Upacara Izmir Novian dengan dihadiri Gubernur Sulawesi Barat Akmal Malik, Wakapolda Kaltim, Brigjen Pol Drs Mujiyono; Anggota DPR RI, Rudi Mas’ud dan Hetifah Sjaifudian, Anggota DPR Provinsi Hasanuddin dan Musthafa, Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh, S.Sos, beserta Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Forkompinda dan sejumlah tamu undangan.

Tema peringatan hari jadi Kota Balikpapan yang ke 126 adalah “Balikpapan Kolaborasi, Balikpapan Sinergi” .  Kolaborasi bermakna proses kerjasama untuk menghasilkan gagasan atau ide sebagai upaya untuk menyelesaikan berbagai permasalahan secara bersama-sama menuju visi kota Balikpapan. sedangkan Sinergi bermakna bentuk dari sebuah proses yang menghasilkan suatu keseimbangan yang harmonis sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang optimal.
“Tema ini sekaligus mengingatkan pentingnya bagi kita semua untuk saling bekerja sama dalam mencapai tujuan, karena dengan semakin majunya perkembangan zaman yang disertai dengan semakin beratnya tantangan, hendaknya dapat dihadapi dengan rasa kebersamaan dan bukan dengan mengedepankan ego masing-masing,” kata Rahmad Mas’ud dalam pidatonya.
“Sejalan dengan makna dari tema ini, saya berharap dan menghimbau seluruh unsur baik pemerintah, swasta maupun masyarakat dapat terus saling berkolaborasi dan bersinergi dalam seluruh proses pembangunan kota Balikpapan sehingga kedepannya Kota Balikpapan dapat berkembang menjadi kota terkemuka,” sambungnya.
Rahmad Mas’ud menambahkan di Hari jadi Kota Balikpapan Ini menjadi momentum penting, untuk membangun wajah baru kota Balikpapan sebagai kota smart, kreatif dan inovatif yang siap menyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sekaligus kota yang terbuka dan prospektif, dengan masyarakat yang rukun, penuh rasa optimal berbekal kompetensi, siap menghadapi persaingan guna menjadi pelaku pembangunan.
Foto – Paduan suara dari gabungan dari sekolah mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA)
“Terima kasih, kepada semua pihak yang selama ini telah memberikan perhatian dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Kota Balikpapan, tidak terkecuali di masa sulit ketika Pandemi Covid-19 melanda seluruh dunia. Namun Kota Balikpapan mampu bertahan dan berupaya untuk bangkit kembali dengan mengoptimalkan dan memadukan potensi yang kita miliki, dalam wujud kolaborasi dan sinergi,” ujar Rahmad Mas’ud.
“Mari semua untuk dapat memelihara situasi yang sudah stabil, selain dengan upaya agar kasus Covid-19 tidak kembali melonjak.
Maka dengan menjaga situasi Kota Balikpapan yang aman dan kondusif, khususnya disaat kita semakin mendekati tahun politik dimana akan diselenggarakan Pemilihan Umum,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini Wali Kota menyerahkan 16 Panji keberhasilan pembangunan, yang diperoleh dari upacara HUT ke 66 Provinsi Kaltim kepada OPD Kota Balikpapan. Termasuk, meresmikan SMPN 25 yang terletak di atas kampung air, Baru Tengah, Balikpapan Barat pada Jumat (10/11/2023).

“Mudah-mudahan bangunan SMPN Negeri 25 ini dapat segera dimanfaatkam sebagai sarana pendidikan bagi anak-anak kita yang memang menjadi salah satu prioritas pembangunan Kota Balikpapan di tahun 2023 ini,” ujar Rahmad.
Upacara hari jadi kota Balikpapan dirangkai dengan paduan suara dari gabungan dari sekolah mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA), tarian-tarian daerah dan kolosal dari gabungan sanggar tari, paguyuban termasuk pelajar sebanyak 500 orang serta drumband dari Brimob Polda Kaltim.
Sementara Ketua RT 53 Batu Ampar, Balikpapan Utara, Suyono, S.E menilai bahwasanya di hari ulang tahun kota Balikpapan ke 126 tahun, pembangunan sudah sangat maju dan pesat dan masyarakat kota Balikpapan nyaman tinggal di sini dan yang catatan yang harus menjadi perhatian walikota dalam hal ini Suyono SE menginginkan terutama fasilitas pendidikan yaitu penambahan fasilitas gedung sekolah.
“Saat ini di kelurahan Batu Ampar tidak punya SMP. Sedangkan Kelurahan terdekat seperti Gunung Samarinda punya dua SMP (SMPN 3 dan SMPN 6). Graha Indah punya SMPN 11. Karang Joang punya SMPN 15, SMPN 17. Kalau pendaftaran SMP, warga kelurahan Batu Ampar kesusahan dapat sekolah, ” kata Soyoni saat diwawancarai awak media ini usai upacara Hari jadi Kota Balikpapan.
Foto – Ketua RT 53 Batu Ampar, Balikpapan Utara, Suyono, S.E
“Bayangkan, Batu Ampar masuk zona SMP 11, SMP 15 dan SMP 17. Sudah pasti terlempar dari SMP II, dilempar ke SMP 15, dilempar lagi ke SMP 17 yang jauh. Semoga pemerintah kota Balikpapan segera membangun Pembangunan sekolah SMP di kelurahan Batu Ampar karena sangat mendesak,” ungkapnya.
Suyono berharap pemerintah segera membangun sekolah di kelurahan Batu Ampar,untuk lahan sudah ada lahan kosong milik provinsi Kaltim di Somber yang bisa dijadikan sekolah SMP.
Reporter & Editor : Shinta Setyana

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top